7 Pemuda Asal Langowan Bobol Toko Handphone, Diringkus Aparat Polres Minut

Spread the love

Diduga ke-7 Maling Pelajari Ilmu Sesat Untuk Lancarkan Aksi Mencuri

MINUT, IdentitasPrime РDalam agenda Press Release, Polres Minut ungkap tindak pidana pencurian ponsel di toko handphone milik Meilani Kalangi di Kelurahan Sarongsong I Kecamatan Airmadidi yang terjadi pada Minggu 5 Mei 2019 silam sekira pukul 01.30 dini hari.

Adapun kronologi kejadian, sebelum melakakukan aksinyaN para pelaku berkumpul di kuburan sekitar pemukiman warga sambil menenggak miras.
Mulai dipengaruhi miras, timbullah ide dari salah satu pelaku untuk melakukan aksi pencurian sehingga malam itu juga dengan menggunakan 3 unit sepeda motor datangi lokasi kejadian di toko handphone.

Dalam melancarkan aksinya para pelaku merusak pintu toko menggunakan besi dengan cara mengcungkil gembok r
samoai rusak.
Para pelaku selanjutnya masuk dan mengambil handphone sebanyak 48 buah dan uang tunai sebesar Rp.17 juta.

Ini nama-nama pelaku:
– KEW alias Bobby (29) Desa Ampreng Kecamatan Langowan Barat.
– RK alias Findo (19) Desa Tumaratas Kecamatan Langowan Barat.
– SK alias Vando (18) Desa Ampreng Kecamatan Langowan Barat.
– FS alias Angki (21) Desa Ampreng Kecamatan Langowan Barat.
– SSHW alias Samro (23) Desa Tumaratas Kecamatan Langowan Barat.
– YRR alias Aden (24) Desa Tumaratas Kecamatan Langowan Barat.
– DS alias Bobi (26) Desa Tumaratas Kecamatan Langowan Barat.

Kapolres Minut AKBP Jefri Siagian SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Novri Maramis SIK mengatakan, saat terima laporan pencurian, tim Reskrim Polres Minut langsung turun ke TKP dan mengumpul barang bukti.
Alhasil dari beberapa barang bukti yang terkumpul, Reskrim Polres Minut ungkapkan pencurian dan langsung menangkap para tersangka.

“Tim Reskrim melakukan penyelidikan dengan pengumpulan bahan keterangan di sekitar lokasi kejadian dan mendapat informasi bahwa pelaku lebih dari satu orang dan diduga para pelaku dari luar wilayah Polres Minut yakni wilayah Langowan Kabupaten Minahasa,” ungkap Siagian, di ruangan Polres Minut, Sabtu (18/5/2019)

Dijelaskan Kapolres, pada tanggal 14 Mei 2019 tiga pelaku ditangkap di desa Treman Kecamatan Kauditan dan pada tanggal 15 Mei 2019 empat pelaku lainnya menyerahkan diri di Polres Minut.

“Pelaku pada saat penangkapan terdapat barang berupa jimat ilmu hitam yang digunakan untuk melakukan aksinya. Karena melakukan perlawanan tiga pelaku di hadiah tima panas,” beber mantan Kapolres Kepulauan Seribu, Polds Metro Jaya Jakarta iitu.

Ia juga mengatakan, kasus ini masih akan kembangkan terus, mengingat masih ada TKP lain. Kendati dari keterangan pelaku baru satu TKP yang dijarah merwka.

“Para pelaku akan kami kenakan pasal 363e dengan ancaman 7 tahun penjara. Kami telah menyita barang bukti berupa 9 unit Handphone, 2 unit sepeda motor dan sebuah tas pinggang berwarna merah hitam yang berisi charger serta uang tunai sebesar Rp. 8.400 juta,” pungkas Siagian.(Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*