Adolvien Wangania Calon Wakil Bupati Tercantik Di indonesia

Spread the love
  • 387
    Shares
Photo : Adolvien Wangania SH. Ketua DPD Partai Amanat Nasional Kabupaten Minahasa.

Identitasprime.com – Jakarta – Pilkada serentak 2018 kian mendekat. Ada yang menarik dari perhelatan pemilu lokal kali ini, yaitu munculnya wanita muda nan cantik untuk bersaing sebagai calon pemimpin daerah.

Berdasarkan penelusuran identitasprime.com pada pilkada kabupaten Sitaro ada seorang wanita cantik yang muncul ke publik siap maju sebagai calon Wakil Bupati dari Partai Amanat Nasioanal.

Adolfien Wangania. SH, Wanita kelahiran Manado, 27 juni 1976, adalah Ketua Partai Amanat Nasional Kabupaten Minahasa. Wajah cantiknya membuat suhu politik semakin menarik.

Keterlibatan perempuan di dalam pemilukada tentu menarik dicermati, sebab selama ini masih terdapat asumsi bahwa perempuan belum banyak yang memiliki kualitas untuk menjadi pemimpin di level lokal sekalipun. Oleh karena itu, asumsi yang dapat dikembangkan di dalam hal ini adalah adanya pertanda semakin menguatnya gerakan perempuan di dalam struktur patriarkhi.

Namun demikian, melihat terhadap motif kaum perempuan untuk memasuki dunia politik ternyata tidak sepenuhnya mendukung terhadap pernyataan teoretik tersebut. Hal ini ditandai dengan adanya pengakuan bahwa motivasi kandidat di dalam keikutsertaannya di dalam pemilukada adalah untuk ambisi personal. Ambisi adalah jantung politik, artinya bahwa politik merupakan cara bagaimana seseorang mendapatkan kepercayaan dari rakyat sebagai pemimpin. Ambisi politik perempuan kenyataannya ditemukan di semua wilayah di mana terjadi kontestasi politik saat ini.

Perempuan dalam budaya patriarki pada umumnya dikonstruksikan secara sosial dan politik untuk menyandang peran, mengemban karakter serta berperilaku pada “ruang gerak” yang dinamai ranah privat (pribadi). Kadarnya memang bervariasi dari yang ekstrim eksklusi hingga yang lebih moderat serta yang lebih cair berfusi.

Walaupun kadarnya berbeda-beda, namun semuanya tetap bersifat menghambat dalam arti tidak membiasakan perempuan untuk mampu berkiprah pada ranah publik. Ada semacam hadangan sosial-politik yang membuat perempuan harus menggandakan modal dan daya yang harus dikeluarkan lebih berat dan pelik dibandingkan dengan laki-laki saat memasuki dunia politik.

Adolfien Wangania saat di hubungi redaksi Identitasprime.com mengatakan bahwa, Keberanian dirinya untuk mengikuti pemilukada di kabupaten Sitaro juga difasilitasi oleh keyakinannya bahwa ia memiliki kemampuan untuk menjadi pemimpin daerah.
” yakin dong sebab segala sesuatu yang saya lakukan dengan mengandalkan nama Tuhan Jesus pasti akan menjadi kenyataan. kan bagi Tuhan tidak ada yang muatahil, lagi pula suami saya kan orang Tagulandang masa sih keluarganya ngga dukung saya nanti jika saya sudah terdaftar sebagai calon wakil bupati. ” ujar wanita cantik sekampung dengan gubernur Olly Dondokambey ini.

Dikatakanya lagi, bhawa kita tidak bole takabur, semua itu rakyat yang menentukan. ” kita semua ingin maju namun urusan menang atau kalah itu ada di tangan rakyat. ” Rakyat adalah bosnya pemimpin itu adalah pelayan rakyat maka ketika di berikan mandat oleh rakyat, wajib hukumnya bagi pemimpin itu melayani rakyatnya secara merata demi terwjududnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat yang di pimpinya. Pungkas wanita cantik peraih peringkat pertama pragawati sulawesi utara tahun 1993 ini.

Untuk diketahui Partai Amanat Nasional di kabupaten kepulauan Sitaro memiliki 3 kursi di DPRD. dengan demikian tinggal di tambah 1 kursi lagi dsri partai yang ingin berkoalisi maka sudah dapat mengusung satu pasangam calon untuk bertarung di Pilkada 2018 nanti.

( jhon Wanderslot )

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*