Aduh, LSM Minut Conection Polisikan Seorang Politisi Terduga Pemilik Ijasah Palsu

Spread the love

Awuy: “Kami dapati ijazah terlapor tahun 1999 berbeda dengan ijazah yang diterbitkan sekolah itu”

MINUT, IdentitasPrime – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Minut Connection melaporkan legislator terpilih DPRD Kabupaten Minahasa Utara berinisial SR ke polisi atas kasus dugaan ijazah palsu.

Ketua LSM Minut Connection, Johan Noldy Awuy mengklaim, sewaktu mencalonkan diri sebagai Calon Anggota Legislatif Minahasa Utara Periode 2014-2019, ditengarai adalah ijasah palsu.
“Ijazah dari SMU Pelita 3 Pulo Gadung Jakarta Timur, yang dimasukan SR dalam pencalonan DPRD Minut periode 2014-2019, diduga adalah ijasah palsu,” tutur Awuy kepada sejumlah awak media.

Pihaknya, lanjut Awuy, sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Minut untuk diproses pidana, dengan bukti pelaporan nomor: STPL/666/IX/2019/SLT/Res.Minut, tanggal 30 September 2019.
“Kami menerima laporan dari masyarakat dan setelah kami telusuri di sekolah itu, kami dapati ijazah terlapor tahun 1999 berbeda dengan ijazah yang diterbitkan sekolah itu di tahun yang sama. Baik nomor induk dan penulisan, sangat berbeda jauh,” beber Awuy, Rabu (2/10/2019).

Ditamambahkan Yohan, ada juga surat pernyataan dari kepala sekolah bahwa tidak ada nama SR dalam daftar siswa SMU Pelita 3 Pulo Gadung Jakarta Timur.
“Ada surat pernyataan dari kepala sekolah. Dan menjelaskan apabila yang bersangkutan merasa keberatan, maka bisa datang ke sekolah SMA dengan membawa ijazah asli,” urainya.

Menindaklanjuti dugaan penggunaan ijazah palsu ini, maka LSM Minut Connection pun melaporkan SR mantan anggota Dewan Minut yang kini kembali terpilih menjadi Anggota DPRD Minut.

“Silahkan kembali menjadi anggota dewan, namun ada tiga ancaman pelanggaran pasal, yaitu penipuan, pemalsuan dan korupsi. Kami akan mengawal laporan ini, agar ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian karena disini yang dirugikan adalah negara, masyarakat Minut khususnya daerah pemilihan dan korupsi karena sudah banyak biaya negara yang dipakai baik untuk gaji dan tunjangan lainnya,” tandas Yohan

Kapolres Minut AKBP Jefri Siagian SIK kepada wartawan tidak menampik adanya laporan dari LSM Minut Conection tersebut. “Iya, ada. Baru diterima laporannya,” ujar Kapolres singkat, tegas.

Sampai berita ini terbit, upaya konfirmasi kepada SR anggota DPRD Minut usai dirinya dilapor ke Polres Minut masih terus dilakukan, karena SR sulit dijumpai.(Meikel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*