Ahli Waris Lahan Kantor Bupati Minut, Meradang di Facebook

Spread the love

Selesaikan Proses Ganti Rugi Lahan, Pemkab di Dead Line Dua Pekan Oleh DMR

MINUT, IdentitasPrime – Daniel Mathew Rumumpe (DMR), putera bungsu Bupati Minut, Vonnie Aneke Panambunan yang mengklaim dirinya bersama kakaknua Sinthya Gelly Rumumpe sebagai ahli waris lahan Pemkab Minut, meradang.

Daniel yang menghadapi polemik ganti rugi lahan yang masih alot di bahas pada APBD Perubahan 2019, dengan total anggaran Rp30 Miliar tampaknya berpwluang menang.

SGR dan DMR dengan tegas mengultimatum Pemkab Minut sampai satu-dua pekan menyelesaikan proses pembayaran lahan-lahan yang sekarang sudah berdiri bangunan Pemkab berdasarkan Akta putusan perdamaian yang di keluarkan Pengadilan Negeri Airmadidi tanggal 26 Februari 2019 dalam perkara antara Penggugat Shintia Gelly Rumumpe dan tergugat Pemkab Minut melalui kuasa tergugat Stevie Da Costa SH MH.

“Kami berikan waktu satu sampai dua minggu kedepan bagi pemkab Minut untuk menyelesaikan pembayaran ganti rugi lahan yang menjadi hak kami,” ujar DMR.

Sampai saat ini, pengadilan sudah membuktikan lewat Akta putusan yang berkekuatan hukum bahwa lahan sekitar kantor bupati milik orang tua dan kedua anak sebagai ahli waris.

Tekait adanya pembayaran lahan sekira Rp2 Miliar yang dilakukan Pemkab Minut tahun 2007 melalui eks Bupati Sompie Singal, Daniel dibantah Rumumpe.

“Begini ceritanya, waktu mama (Vonnie Panambunan) menjalani penahanan di Mabes Polri, datanglah Sompie Singal membawa uang 2 Miliar itu, tapi uang itu tidak jelas peruntukanya apa. Karena penyerahaanya tanpa melalui kwitansi dan keterangan penjualan lahan kami di sekitar kantor Bupati. Jadi cerita yang muncul saat itu karena mama lagi susah, Sompie Singal yang menjadi penjabat saat itu datang memberikan bantuan tanpa embel-embel penjualan lahan. Kalaupun cerita uang itu untuk pembayaran lahan bukan berarti semua lahan yang kami miliki itu diberikan semuanya,” sembur DMR.

Dirinya juga menguraikan, jika putusan Pengadilan tak dijalankan maka secara terang-terangan Pemkab telah melakukan perbuatan melawan hukum.

“Saya sebagai ahli waris tak akan tinggal diam dan akan melakukan langkah-langkah selanjutnya jika ganti rugi lahan milik kami ini tidak segera diselesaikan oleh pemkab. Terserah kami akan berbuat apa atas lahan milik kami yang sudah di bangun bangunan Pemkab,” ancam calon Anggota DPRD Minut dari Partai Nasdem itu. (Meikel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*