Ahmad Yani Sinaulan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Resmi Kepada BIMAS Kristen Kota Kotamobagu, Imelda Lumetu

Spread the love
  • 74
    Shares

Sinaulan: “Surat Permohonan Maaf Ini Saya Buat Dengan Tidak Terpaksa dan Hati Yang Tulus”

KOTAMOBAGU, IdentitasPrime – Kalau ada pepatah menyebutkan “TIDAK ADA MANUSIA YANG SEMPURNA DI BUMI INI”, memang demikianlah hakekatnya.

Senin 19 November 2018, melalui media ini Ahmad Yani Sinaulan S.PAK  menyampaikan “Permohonan Maaf” terhadap Bimas Kristen Kota Kotamobagu Imelda Lumetu.

“Permohonan maaf juga ditujukan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Kotamobagu serta tembusannya kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Propinsi Sulawesi Utara (Kemenag Sulut) di Manado, serta Dirjen Kementerian Agama di Jakarta,” turur Ahmad Yani Sinaulan kepada www.identitasprime.com ditempat.

Penyelenggara Kristen Kota Kotamobagu, Imelda Lumetu membenarkan bahwa pihaknya telah membuat somasi berupa surat tanggapan kepada Kepala SMA N 3 Kotamobagu dengan tembusan kepala kantor kementerian Agama Kota Kotamobagu, Kepala Kantor kementerian Agama Propinsi Sulut dan Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI.
“Kami terpaksa lakukan itu sebab hal ini sudah menyangkut nama baik yang harus segera di klarifikasi agar diketahui orang banyak yang sebernarnya kami berniat untuk melanjutkan masalah ini kejalur hukum dengan tuntutan menyudutkan dan mencemarkan nama baik Penyelenggara Kristen Kantor Kementerian Agama Kota Kotamobagu,” jelasnya.
Namun, lanjut Penyelenggara Kristen Kota Kotamobagu, Imelda Lumetu, kita lihat saja perkembangannya nanti. “Kita lihat saja nanti, sebab tak ada manusia yang semourna di dunia ini. Lagipula pada hari Jumat 16 November 2018, Ahmad Yani Sinaulan selaku guru di SMA N 3 Kotamonagu sudah datang keruang kerja saya, meminta maaf atas kesalahannya,” ujar Lumetu ikhlas.

Sementara Ahmat Yani Sinaulan membenarkan bahwa dia telah menemui Bimas Kristen Kota Kotamobagu Imelda Lumetu S.Th dan meminta maaf karena merasa sangat bersalah.
“Saya sadar saya sudah salah, dengan sportif harus berani berlutut dan meminta maaf. Itu penting karena semua itu juga dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, untuk tidak akan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan bersama,” jelas Sinaulan.

Awal permasalahan ini terjadi yqitu pada saat Penyelenggara Agama Kristen Kota Kotamobagu, Imelda Lumetu menegaskan, tak bisa cairkan dana sertifikasi guru yang tak sesuai aturan. Adanya keluhan para guru bersertifikasi yang konon belum dicairkan dananya, ternyata bukan karena sengaja tidak  dicairkan tetapi, pencairan dana sertifikasi tersebut harus melalui proses aturan administrasi yang lengkap,
“Selasa (08/10) silam saya sudah umumkan bahwa para guru bersertifikasi wajib melengkapi berkas persyaratan atministrasi mengingat aturannya sudah ketat. Memang tidak boleh melanggar aturan yang sudah ditetapkan. Kami sendiri tidak mau mengambil resiko terkait dengan pencairan dana sertifikasi guru di lingkungan Kementerian Agama,” tutur Imelda Lumetu.
Mungkin karena lelah atau ada masalah lain, Ahmat Yani Sinaulan tak terima dengan penjelasan tersebut. Ia pun langsung melontarkan kata-katabtak mengenakkan, disertai reaksi yang cenderung menyudutkan pihak terkait sehingga telah membuat Penyelenggara Kristen Kota Kotamobagu, Imelda Lumetu, ridak terima dwngan perlakuan itu.

Inilah isi surat permohonan maaf Ahmad Yani Sinaulan sebagai berikut :

Dengan hormat, Bersama Surat ini, saya datang kepada Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kotamobagu H.Saiful Bongso, M.Pd.I, meminta maaf dan menarik kembali pengaduan saya melalui surat yang pernah saya kirim di tanggal 04 Oktober 2018, karenakan saya sudah merasa bersalah telah mencemarkan nama baik dari ibu Bimas Kristen di Kota Kotamobagu, Imelda Lumetu.
Dan saya memohon, agar permasalahan ini tidak di bawa ke ranah hukum.
Dan dengan surat ini saya datang kembali memohon maaf dalam kekurangan dan kesalahan saya. Benar belum pernah saya memasukan berkas sertifikasi. Karena saya tidak ada kordinasi dengan Kepala Penyelenggara, Bimas Kristen untuk guru sertifikasi, baik kegiatan – kegiatan Diklat. Bahwa saya yang bersalah karena saya lalai berkordinasi. 
Demikianlah isi surat permohonan maaf kepada penyelenggara Agama Kristen Kota Kotamobagu Imelda Lumetu  yang dibuat oleh :
Nama  Ahmat Yani Sinaulan, S.PAK , pendidikan S1 S.PAK ,
– Tempat/ tanggal lahir Nanasi, 09 Agustus 1978,
– Tempat tinggal Jl, Dc. Manopo, Rt 08, RW 03, Kelurahan Pobundayan, Kecamatan Kotamobagu Selatan,
– Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen, 
– Sekolah SMA N 3 Kotamobagu,
– No telp. 082366380XXX.

“Demikianlah surat permohonan maaf ini saya buat dengan tidak terpaksa dan hati yang tulus pikiran sehat. Terima Kasih”.
Kotamobagu, 19 November 2018, pemohon, Ahmat Yani Sinaulan S.PAK.(Feki Sajow)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*