BABINSA KALEOSAN TEMUKAN PENYEBAB TUAN TANAH PIILIH JUAL BUAH KELAPA DARIPADA KOPRA

Spread the love
  • 4
    Shares

MINUT, IdentitasPrime – Petani kelapa di Desa Kaleosan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minut, mengeluhkan harga Kopra yang terus merosot dalam beberapa bulan terakhir.
Menyikapi keluhan masyarakat tersebut, Babinsa Koramil 1310-06/Airmadidi Sertu Jerius Lahawia menyambangi pemilik Kebun Kelapa, Alimudin dan Ibu Helda Rasuh, (28/11/2018).
“Turunnya harga mengakibatkan petani merugi sebab biaya buruh untuk panjat kelapa cukup tinggi dan akibat harga kopra turun, banyak petani yang tidak lagi membuat kopra,” tutur Alimudin.
Petani, lanjutnya, kebanyakan menjual hasil panen dalam bentuk kelapa segar sebab harganya cukup tinggi.
“Lebih menguntungkan menjual buah kepala dari pada Kopra, sebab untuk Kopra kan harus diolah lagi,” kata Alimudin.
Babinsa Sertu Jerius mengatakan, para pedagang pengumpul membeli kopra ke petani mengikuti harga pasaran di tingkat pabrik.
“Jika harga di tingkat pabrik naik, dipastikan harga di tingkat pengumpul naik dan sebaliknya,” ujar dia.

Kata Sertu Jerius lagi, selain karena faktor usia pohon kelapa, banyak petani menebang pohon kelapa untuk dijual kepada para pedagang sebagai kebutuhan bahan bangunan, dan hasilnya pun sangat menguntungkan.
“Bahan bangunan dari pohon kelapa banyak diminati sekarang ini untuk memenuhi kebutuhan mebel dan juga bangunan rumah,” jelasnya.
Dikutip dari postingan Kodim 1310 Bitung.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*