BANYAK CALON PAPAN DUA MELIRIK JADI PASANGAN RML DI JALUR INDEPENSENT

Spread the love

Latief: “Ingat, RML Juga Punya Peluang di Salah satu Parpol Besar”

RML Pemimpin Masa Depan Minut Pembaharuan

MINUT, IdentitasPrime – Ramoy Markus Luntungan (RML) bukanlah sosok yang baru di balantika kepegawaian di Provinsi Sulawesi Utara dalam kurun waktu 35 tahun terakhir ini.

Kendati masih berpeluang untuk mendapat tempat sebagai Cslon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPD) RI atas gigatan Pemilu 2019 yang masih berlangsung, RML malah tertarik untuk berkiprah ke ajang Pemilihan Bupsti Minahasa Utara.
Bukan itu saja, walau sejumlah parpol sudah meminang mantan Bupati Minsel ini untuk kembali bertarung di Kabupaten Dodol (Minsel) lagi, ternyata RML, bersikukuh untuk masu di Minut tanah kelahiran leluhurnya.
Saking antusiasnya, RML justeru bertekad maju dengan jalur indepensent alias non partai.

“Dia (RML) tidsk pernah di datangi, tapi terpanggil peduli Minut untuk berubah/lebih maju di semua bidang dengan prioritas utama pada kemajuan sektor managemen pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan ekonomi rakyat, kesehatan dan pendidikan, dengan moto RML BERSAMA RAKYAT, MINUT BERUBAH DAN BERBUAH,” ungkap Abdul Latief Manaf,SH.MH, koordinator team RML, Sabtu (22/6).

Jika pasangan calon (paslon) lain kebingungan mencari kandidat papan duanya, sebaliknya kubu RML malah kesulitan menerima siapa pasangannya nanti.
“Sampai hari ini kami sudah mengantongi sekitar lima (5) figur berkompeten untuk jadi pasangan RML. Figur-figur ini bukanlah orang-orang kecil dan baru di kancah politik dan pemerintahan di Minut, Sulut, bahkan tingkat nasional. Ingat, RML juga punya peluang di salah satu parpol besar,” timpal dia.

Namun, lanjut dikatakan Latief, sampai hari ini juga, kubu RML belum menutup pintu penjaringan untuk papan dua. “Lima dari kandidat papan dua ini sudah berada diatas rata-rata. Tapi, kita mencari figur yang Best Of The Best, agar hasilnya adalah pasangan terbaik untuk mengayuh biduk pemerintahan Minahasa Utara, agar kesejahteraan dan kepuasan dari dahaga pemimpin yang solid yang dirindukan rakyat, terpenuhi,” pungkas Manaf.

Sementara, Yohannis Luntungan menilai, RML selaku anak bangsa anak negeri pamong paripurna yaitu birokrat sejati, dengan prinsip pengabadian dalam NKRI takan henti setia sampai ke tamat, dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung, sudah memastikan jalur independent yang di tempuhnya, bukanlah hal yang mudah.
Tapi ternyata diam-diam kubu RML sudah bergerak sekitar enam (6) bulan untuk langkah-langkah persyaratan.

“Kami sudah bergerak, sedangkan Minsel orang pe tampa, beliau beking bagus, noh apalagi so ditanah leluhur Tonsea Minut, kong mo stengah-stengah hati leh.

Makanya katu dengan segala kerendahan hati, torang memohon pada Tuhan YME dan rakyat Minut memberi kesempatan, RML mimimpin Ksbupaten Minahasa Utara periode kedepan, demi mewujudkan kemajuan dan kejayaan Minut menjadi sejajar bahkan lebih tinggi dari kabupaten/kota lainya di Indonesia kedepan dalam era pemerintahan global “Think Globally Act Locally,” tutur Yohannis Luntungan salah satu motor penggerak kubu RML.(Meikel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*