Belum Dilantik, Hasan Suga Sudah Perangi Ketakdilan Kebijakkan di DPRD Bitung

Spread the love

Hasan: “Ini diskriminatif terhadap rekan-rekan Pers. Ingat, ini rumah rakyat dan siapapun bebas untuk masuk, apalagi Pers yang tujuannya untuk melakukan peliputan”

BITUNG, IdentitasPrime – Dalam proses pelantikan Anggota Dewan Kota (Dekot) Bitung, Hasan Suga dengan lantang sudah berani mempertontonkan kemampuannya sebagai Calon Wakil rakyat Kota Cakalang Bitung.

Senin (12/08/2019), brtempat di Gedung Dekot Bitung, Hasan memprotes kebijakan Sekretariat DPRD atau Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Bitung kendati ia baru mau dinobatkan dalam proses pelantikan dan pengambilan sumpah anggota DPRD periode 2019-2024.

Ketersinggungan Hasan adalah, kebijakan itu terkait pembatasan jumlah Wartawan yang diberikan ijin untuk meliput proses pelantikan 30 Caleg terpilih 2019 di ruangan paripurna.

“Ini diskriminatif terhadap rekan-rekan Pers. Ingat, ini rumah rakyat dan siapapun bebas untuk masuk, apalagi Pers yang tujuannya untuk melakukan peliputan,” sembur Hasan dengan nada tinggi.

Hasan menegaskan, kebijakan memilih-milih Pers yang diijinkan untuk meliput adalah tindakan keliru dan tidak mendasar sama sekali.

“Ini sudah jaman keterbukaan, bukan lagi jaman mengekang seperti Orde Baru. Apa salahnya dan apa dasarnya Pers dibatasi untuk meliput pelantikan,” sembur politisi Partai PAN yang dikenal dekat dengan semua awak media ini.

Sementara itu, menurut informasi Linda salah satu staf Sekretariat DPRD Kota Bitung, jumlah Wartawan yang diijinkan untuk melakukan peliputan proses pelantikan anggota DPRD dibatasi.

“Hanya 25 orang Wartawan yang boleh meliput, itupun yang ada kerjasama dengan Sekretariat,” kata Linda tanpa ekspresi.

Proses pelantikan 30 anggota DPRD Kota Bitung masih sementara berlangsung dihadiri Wali Kota Bitung, Max Lomban dan Wakil Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri.(Vian)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*