BUPATI TALAUD RESMI DITAHAN KPK BERSAMA BERNARD DAN BENHUR

Spread the love

JAKARTA, IdentitasPrime – Bupati Talaud Sri Wahyuni Maria Manalip alias SWMM resmi ditwtapkan sebagai tersangka dan secara mutlak pula menggunakan jaket oranye seragam kebanggaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada hari Rabu (1/5/2019) pukul 02.00 WIB.

Sri Wahyuni resmi ditahan KPK dan menjadi tersangka kasus dugaan suap revitalisasi pasar di Kabupaten Talaud. Namun Sri sampai ditetapkan jadi tersangka masih membantah terima suap.
“Saya tidak tahu. Sampai sekarang hadiah itu tidak ada sama saya,” lontar Sri saat digelandang ke mobil tahanan.

Ketua KPK melalui Febri Diansyah mengatakan, tersangka akan ditahan di Rutan KPK, “Ditahan di Rumah Tahanan KPK cabang K4,” turur Febri, Rabu, 1 Mei 2019.
Sesuai keterangan pihak KPK, Sri menerima suap senilai Rp 513 juta dari pengusaha BHK (Bernard Hanafi Kalalo) dalam bentuk uang tunai, tas, jam tangan, dan perhiasan berlian.

KPK menduga Bernard memberikan suap itu sebagai realisasi komitmen fee 10 persen yang diminta Sri dalam penunjukan kontraktor pembangunan pasar.
Sri ditangkap di Talaud, dan tiba di Gedung KPK pada 30 April 2019 pukul 20.00. Sebelum Sri dijemput, Bernard dan Benhur telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di rutan berbeda

KPK menangkap Sri, Benhur dan Bernard dalam rangkaian operasi tangkap tangan yang digelar di Jakarta dan Talaud pada 29 April hingga 30 April 2019.(Maxi)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*