BUPATI VAP KECAM AKSI BOM BUNUH DIRI SURABAYA JAWA TIMUR

Spread the love
  • 20
    Shares

VAP: “Ingat, tidak ada agama yang mengajarkan umatnya untuk saling menyakiti. Dia mo Islam, mo Kristen, mo Katolik, Budha, Hindu, maupun Kong-hucu, torang samua satu, yaitu Bhineka Tunggal Ika”

MINUT, IdentitasPrime – Aksi pemboman brutal yang dilakukan aliran garis keras (teroris) di Surabaya Provinsi Jawa Timur yang menewaskan 15 orang, mengundang keprihatinan berbagai kalangan di NKRI.  

Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Vonnie Aneke Panambunan (VAP) mengeca aksi bom bunuh diri itu.

“Saya sangat mengecam aksi bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya. Aksi tak berperikemanusiaan seperti itu bukan dilakukan oleh orang atau kelompok beragama, sebab tidak ada agama mengajarkan umatnya untuk saling menyakiti, apalagi harus membunuh,” tukas Bupati, Senin (14/5).

Masyarakat Minut di imbau jangan terpancing dan terprovokasi akan kejadian terorisme yang membawa-bawa nama agama apapun dalam menggalang aksinya.

“Ingat, tidak ada agama yang mengajarkan umatnya untuk saling menyakiti. Dia mo Islam, mo Kristen, mo Katolik, Budha, Hindu, maupun Kong-hucu, torang samua satu, yaitu Bhineka Tunggal Ika. Teroris adalah teroris, tidak ada orang beragama yang takutTuhan, kong mo suka korbankan diri meledak didepan sesama manusia, mari satu hati, torang samua basudara,” tukas bupati cantik Ketua KBPPP Polri Sulut itu.

Untuk para korban meninggal dunia, lanjut VAP, baik itu para jemaat ketiga gereja, para anggota Polri maupun para pelaku bom bunuh diri, dia menghaturkan rasa bela sungkawa secara pribadi maupun umum.

“Untuk para jemaat, begitu juga anggota Polri bahkan para pelaku bom bunuh diri, untuk masing-masing keluarga, kami (saya pribadi) maupun pemerintah dan masyarakat Minahasa Utara, menyampaikan turut berdukacita sedalam-dalamnya,” tanda Vonnie.(7o)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*