Cuaca Ekstrim Rawan Laka, Wakapolsek Kauditan Imbau Pengendara Jangan Ugal-ugalan

Spread the love
Wakapolsek Kauditan Iptu Decky Pandi (Pakai topi Cream red-)

MINUT, IdentitasPrime – Cuaca pancaroba membuat situasi di jalan raya, menjadi ekstrim dan rawan kecelakaan.
Pasalnya, ketika musim kemarau berkepanjangan, kerikil, pasir dan debu mengepul di jalanan. Dan saat terjadi hujan, material yang masih tersisa itu menyimpan resiko seperti jalanan licin, atau ada material kerikil tajam menusuk ban kendaraan yang bisa saja pexah mendadak.
Selain itu, karena cuaca yang bisa berubah-ubah kapan saja, suasana di jalanan dapat membuat para pengendara lalai sehingga mengakibatkan kecelakaan.
Seperti kejadian Jumat (11/10), sekira pukul 11:15 wita kemarin, 4 unit mobil mengalami tabrakan beruntun di Ruas Jalan Nasional Kabima Desa Watudambo.
Untung saja tidak ada korban nyawa. Dan ke-4 pihak terkait sepakat berdamai dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan saja.
Menyikapi cuaca yang tak bersahabat ini, Kapolsek Kauditan Iptu Ahmad Bastari melalui Wakapolsek Iptu Decky Pandi menghimbau para pengguna jalan Trans Sulawesi di wilayah Kecamatan Kauditan untuk waspada.
“Kendati sedang buru-buru, sebaiknya atur kecepatan sekedar sambil waspada terhadap segala situasi agar tidak mengganggu pengguna jalan lain dan dìri sendiri,” ajak Wakapolsek, Minggu (13/10).
Dikatakan Pandi, suasana ruas jalan Trans Sulawesi dari wilayah Desa Tumalungtung sampai Desa Watudambo II, sangat rawan apalagi di akhir tahun.
“Setiap akhir tahun, wilayah jalan Worang by-pass sampai Watudambo dikenal sering memakan korban. Jadi sebisanya para pengendara jangan kebut-kebutan, ugal-ugalan, apalagi mengemudi dalam keadaan mabuk,” ujar mantan Kanit reskrim Polsek Dimembe itu.
Kepada para pengendara sepeda motor, lanjut Pandi, sebaiknya tetap menggunakan helm pengaman agar dapat mengurangi cidera apabila terjadi kecelakaan.
“Tidak ada manusia yang suka mengalami kecelakaan lalu lintas. Tapi kita semua tidak tahu kapan dan siapa yang akan mengalaminya. Polisi dan pemerintah telah mengeluarkan aturan wajib helm bagi pengemudi sepeda motor, jadi pakailah jika akan berkendara. Dengan begitu, apabila kita celaka, kalau kepala terturup helm, kita dapat mengurangi cidera dalam hal ini benturan kepala,” pungkas Wakapolsek Kauditan, Iptu Decky Pandi. (Meikel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*