Datang dengan Kendis Xenia, Rolland Maringka Pulang Dengan Lexus Putih

Spread the love

Usai 3 Tahun Masa Jabatan, Rolland Sportif Kembalikan Kendis ke Aset Pemkab Minut

MINUT, IdentitasPrime
Rolland Maringka, Sekretaris Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum Minahasa Utara (Sek Dewas PDAM) Minut, sempat kaget saat mendapat informasi yang mana hari ini (Jumat 14 Juni 2019) ada rolling pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.

Menurut Maringka kekagetannya bukan karena ia kena rolling, tapi  dirinya tidak pernah diberitahu apalagi di undang kalau hari ini ada rolling terhadapnya.
“Harusnya sedikit gentle dan berpendidikan lah. Sebagaimana kami dilantik dan menjabat, harusnya disaat saya usai masa jabatan, pantas kan kalau saya di undang, atau minimal diberitahu yang mana saya akan diganti sesuai prosedur, andai diundang juga, atau diberi jabatan baru juga, kan belum tentu saya mau pekerjaan itu,” tukas Rolland, Rabu (19/6).

Perlu diketahui, waktu digelar rolling pada Jumat 14 Juni silam, dari sekian orang-orang yang disebut Ring I kepala daerah, hanya Maringka saja yang diputus pekerjaan dan tidak mendapat jabatan apa-apa, padahal ia dikenal sebagai tim inti bupati.
“Mau diperpanjang atau dipindah tigas sesuai kontrak, itu hal biasa, dan saya tidak permasalahkan. Yang saya kecewa adalah, tidak ada kordinasi antara saya dan Eksekutif. Saya juga memang sudah tidak nyaman kerja disitu, namun pakai cara elegan dong, jangan petak-umpet seperti orang liar,” tukas salah satu staf (Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Minut itu.

Hari ini, Rabu 19 Juni 2019, Rolland Maringka mantan Sekretaris Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum Minahasa Utara Sekretaris Dewan Pengawasan (Sek DewaS PDAM Minut) yang Tonaas Brigade Manguni Indonesia ini datang ke Pemkab Minut.

Awalnya Rolland hendak ketemu dengan bupati dan wakil Bupati Minut untuk mengembalikan kendaraan dinasnya.
“Saya mau serahkan mobil dinas yang saya pakai saat masih staf TUP. Tapi karena Bupati tugas luar, Wakil Bupati tak bersedia, jadi saya serahkan saja ke Kaban Keuangan dan Aset saja,” jelasnya.
Kaban Keuangan dan Aset, Petrus Macarau membenarkan penyerahan Aset tersebut. “Antara saya dan Pak Rolland telah saling serah-terima satu unit mobil, kunci dan surat-suratnya,” aku Macarau.
Rolland Maringka ketika disentil apa sebab dia satu-satunya orang lama yang diganti tanpa pemberitahuan, enggan berkomemtar. Namun menurut dia, kalau masalah pekerjaan, pasti tak mungkin.

“Yang pasti kalau masalah kualitas dan kuantitas dalam pekerjaan, saya rasa tidak. Saya rasa kemungkinan ini ada imbas politik, soalnya saya kan MERAH,” sindir Rolland penuh arti.
Dikejar apa maksud dari kata MERAH, Maringka berkelit, sambil berlalu naik ke mobil Lexus Putih plat nomor B 132 FRD, sambil mengatakan, “PDAM kan so Biru, kita Merah kasiang,” tandas Rolland meninggalkan seribu arti. (Meikel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*