Dirjen BNPB RI Ditahan Kejati Sulut, Siapakah Tersangka Selanjutnya?

Spread the love
  • 22
    Shares

 

MANADO, identitasPrime – Kejati Sulut Baru baru ini melakukan penahanan terhadap Direktur Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berinisial JT alias Junjungan terkait kasus korupsi proyek pemecah ombak Likupang Minahasa Utara (Minut).

Kejati Sulut mengindikasikan bahwa Junjungan bukan tersangka terakhir. Tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat akan ada tersangka baru lainya yang namanya pernah terungkap dalam persidangan beberapa waktu lalu.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulut, Yoni E. Mallaka ketika ditemui sejumlah awak media, Senin (14/5/2018) di kantor Kejati Sulut.

“Sampai saat ini kami terus melakukan pemeriksaan dan jika ada bukti baru, maka tidak menutup kemungkinan adapula tersangka barunya,” ujar Yoni.

Ia menegaskan Kejati Sulut sangat serius menangani kasus ini. “Tapi memang jika menetapkan tersangka harus hati hati dan butuh kecermatan sesuai dengan alat bukti yang cukup. Kita lihat saja perkembangan penyelidikkan seperti apa,” saar ini kami telah menahan salah satu direktur jenderal di BNPB berinisial JT dan sudah di titip di rutan Malendeng. tegasnya.

Diketahui sidang dugaan korupsi pemecah ombak desa Likupang Minahasa Utara ini bergulir di pengadilan Tipikor manado beberapa kali nama Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan dan Mantan Kapolresta Manado Kombes Pol Rio Permana di sebut oleh saksi saksi maupun terdakwa.

Bahkan dalam surat dakwaan ketiga terdakwa yakni Rosa Tindajoh mantan kepala BPBD Minut, Robby Moukar selaku kontraktor, dan Steven Solang selaku PPK. Tercantum nama vap dan RP serta peranya masing masing.

Untuk diketahui juga bahwa Kombes Pol Rio Permana Sudah Tiga kali dipanggil untuk dihadirkan dalam sidang tidak juga datang, beneraa saksi kunci lainya juga tidak memenuhi panggilan bahkan terinformasi beberapa orang yang dianggap menjadi saksi kunci dalam kasus korupsi ini sudah tidak berada di minut lagi, ada indikasi mereka di larikan ke Jakarta oleh oknum tertentu guna menghindari panggilan untuk bersaksi di sidang pengadilan.

Penahanan terhadap tersangka JT oleh kejati sulut mendapat apresiasi dari aktifis pemerhati korupsi. Saat bersua dengan awak media kami Hendra Jacob mengatakan bahwa Salut kepada penyidik kejati sulut ” ya patut di apresiasi langkah tegas kejati sulut saat ini, dimana pak kejati sangat profesional dalam menangani kasus korupsi ini,  padahal kita ketahui bersama bahwa ada oknum yang diduga kuat terlibat dalam skandal korupsi ini telah merapat ke partai nasdem.  Namun langkah itu saya lihat tak menyurutkan semangat kejati dan ara penyidiknya dalam mengekan hukum secara proporsional.  ” tukas Hj.

Ditambahkanya lagi bahwa ia sangat berharap dengan keterangan saksi saksi yang ada dan di sertai dengan bukti bukti yang sudah di kantongi kejati sulut dapat membongkar motif dari kasus korupsi ini serta mengungkap siapa aktor intelektual deadernya.  Pungkas Hj mengakhiri.(RED)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*