Iring-irngan Jenazah Anarkis, “Ta Sua Deng Warga Lahendong Yang Cap Mau”

Spread the love

Iringan Jenasah Nyaris Diamuk Warga Yang Marah

TOMOHON, IdentitasPrime – Tingkah laku sombong, anarkis dan nyaris tak berperi kemanusiaan yang acapkapkali dipertontonkan para pengawal iringan jenazah di wilayah Sulawesi Utara, sulit dihentikan dan ditertibkan oleh aparat POLRI maupun TNI.

Akibatnya, disana-sini sering sekali terjadi tatkala iring-iringan pengantar jenazah berpapasan dengan kendaraan lainnya, para pengendara terpaksa harus menepi dan membiarkan iringan jenazah itu lewat.
“Kami harus bagaimana lagi, sudah dicaci-maki disuruh berhenti, kami berhenti, mobil ditendang, kaca spion dipatahkan,” keluh Alexander S salah satu korban keganasan pengawal iringan jenazah beberapa hari lalu.

Kemarin, Senin (5/2) di wilayah Kota Tomohon, fenomena serupa, kembali terjadi, sehingga memicu kericuhan yang melibatkan iring-iringan pengantar jenazah, tepatnya di Kelurahan Lahendong, Kota Tomohon, dengan warga setempat.

Terinformasi, iring-iringan ambulans dari arah Tomohon, bertolak melewati Kelurahan Lahendong. Tiba-tiba di salah satu tempat yang cukup ramai, iring-iringan ini terlibat adu jotos dengan warga setempat karena merasa jengel dengan ulah para pengiring itu.

Diketahui, warga yang kena pukulan ternyata seorang sopir kendaraan dari arah berlawanan. Melihat kejadian itu, warga lainnya pun terprovokasi

Warga menyayangkan situasi yang terjadi saat iring-iringan jenasah ini lewat. “Terlalu liar, sombong dan tidak menghargai hak sesama pengguna jalan, padahal jalan adalah sarana milik bersama,” sesal beberapa warga.

Kapolres Tomohon, AKBP I Ketut Agus Kusmayadi mengatakan, pihaknya sementara menyelidiki terkait kejadian tersebut. “Kita akan selidiki dan mempertemukan kedua belah pihak dan mencari titik kesalahan ini,” katanya kepada sejumlah wartawan.

Kapolres Tomohon jyga menyesalkan kejadian itu. Ia berharap iring-iringan pengantar jenazah jangan ugal-ugalan saat mengiringi almbulance.
“Jadikan kejadian ini contoh bagi yang lainnya. Apa gunanya ugal-ugalan padahal kita iring-iringan ambulance, patuhi lalu lintas, sekali lagi saya tegaskan jangan ugal-ugalan,” pintanya.(Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*