Jual Mobil Milik Orang Tua, ABG di Manado Ditangkap Tim Paniki

Foto: istimewa/Tim Paniki Rimbas III Polresta Manado
Spread the love

Identitasprime – Manado – Tidak tau apa yang berada di pikiran anak batu gede (ABG) berinisial YAC alias Yusda (18) warga Kelurahan Paniki Bawah, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara.

ABG ini terpaksa ditangkap Tim Paniki Rimbas III Polresta Manado, saat berada di salah satu Hotel yang berada di Kelurahan Lawangirung, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulut, Selasa (11/2/2020) sore.

Dia ditangkap, setelah dilaporkan ibunya sendiri yakni perempuan AR (56), karena melakukan tindak pidana penggelapan mobil milik orang tuanya sendiri.

Informasi yang dirangkum, peristiwa itu berawal, Selasa (11/2/2020) sekitar pukul 04.00 Wita.

Tanpa sepengetahuan ibunya, anak baru gede (ABG) itu, mengambil kunci di kamar korban dan dengan sengaja membawa mobil Suzuki R3 milik korban yang terparkir di garasi rumah, beserta STNK dan BPKB.

Tidak terima, meski tersangkanya adalah anaknya senidiri, korban mendatangi Mapolresta Manado untuk membuat laporan kepolisian.

Berdasarkan Laporan LP/259/II/2020/ Resta Manado, Tim Paniki Rimbas III Polresta Manado yang dipimpin Aiptu Karimudin ini, langsung bergerak mencari keberadaan tersangka.

Tidak butuh waktu lama, tersangka berhasil diringkus di salah satu hotel yang berada di Kelurahan Lawangirung, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara.

Polisi juga mendapati uang tunai sebesar Rp 68.860.000, sisa dari hasil penjualan mobil serta handphone merek Vivo yang dibeli tersangka.

“Saat dilakukan introgasi, yang bersangkutan mengaku telah menjual mobil tersebut, di salah satu show room dengan harga Rp 75 juta,” ujar Karimudin.

Lanjutnya, mereka langsung pergi ke show room tersebut, untuk mengambil mobil yang di jual tersangka.

Selanjutnya tersangka bersama barang bukti digiring ke Mapolresta Manado untuk proses lanjut.

Sementara itu, Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel, melalui Kasat Reskrim AKP Thommy Aruan, membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan penyidik,” katanya. (MEY)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*