KPU Minut Gelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Persiapan Dan Pengamanan Pemilihan Umum

Spread the love
  • 24
    Shares

Rakor juga Dihadiri oleh Kapolresta Manado, Danramil Wori dan Kodim 1310/Bitung

MINUT, IdentitasPrime – KPU Minut dipimpin Ketua KPU Minut, Stella Runtu, bertempat di bell room Hotel Sutan Raja Desa Watutumou II Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara, menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Persiapan Dan Pengamanan Pemilihan Umum (Rakorlak Pam Pemilu) Serentak,Tahun 2019, pada Selasa (06/2), pukul 10.30 Wita.

Hadir dalam rapat terrsebut, masing-masing Hendra Lumanaw dan Darul Halim (Komisioner KPU Minut),
Charles Worotitjan, SH.,MH selaku Sekretaris KPU Minut, Ketua Bawaslu Minut, Simon Awuy.

Turut hadir pula Kapolresta Manado, Kombespol Benny Bawensel, SIK, Perwira Penghubung (Pabung) Kabupaten Minut, Mayor Inf Richard Pusung mewakili Dandim 1310/Bitung, Kabag Ops Polres Minut Kompol A. Djafar mewakili Kapolres Minut, Danramil 1309-04/Wori, 7 Kapten Inf J D Wenas, Asisten 2 Pemkab. Minut, Drs. Allan Mingkid mewakili Bupati Minut, Ibu Stevy mewakil Kejari Minut, dan beberapa tokoh penting lainnya.

Sesuai agenda, maka rangkaian acara dimulai dengan Doa Pembuka pada pukul 10.30 Wita, dan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian sambutan sekaligus membuka Rapat oleh Stella Runtu, Ketua KPU Minut.
“Rapat koordinasi yang kami laksanakan pada saat ini pada intinya tentang kesiapan dan pengamanan pelaksanaan Pemilu 2019,” katanya.

KPU juga, lanjut Stella, akan memaparkan data yang sudah dikumpulkan terkait dengan titik-titik kerawanan yang sudah diinventarisir.
“Kemudian akan kita bahas bersama dan semuanya tentunya adalah demi kesuksesan jalannya Pemilu di Kabupaten Minut yang aman. Kita juga akan meminimalisir hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan stabilitas pelaksanaan Pemilu di thn 2019 khususnya di Kabupaten Minahasa Utara,” tandas Runtu.
Komisioner Hi. Darul Halim selaku Ketua Divisi Teknis Penyelenggara mangatakan, Rakor dalam rangka persiapan ini yang pertama adalah persiapan pelaksanaan yang nanti 70 hari sampai hari H telah diperlukan beberapa kesiapan.
“Diantaranya adalah yang pertama kami penyelenggara sendiri kemudian rapat koordinasi ini juga dimaksudkan untuk ada support penuh oleh pemerintah Kabupaten Minahasa Utara karena menyangkut teknis.Penyelenggaraan itu akan melibatkan beberapa komponen yang berhubungan dengan kepemerintahan antara lain adalah kesiapan pelaksanaan di tingkat kecamatan dan kemudian pelaksanaan di tingkat desa,” urainya.

Lanjut Darul, saat hari H yaitu kesiapan tentang tenaga atau SDM yang akan menopang KPU untuk bagaimana SDM yang dipersiapkan itu koordinasi dengan pemerintah desa.
“Mereka adalah para penyelenggara dalam hal ini tugas KPPS itu merupakan kewenangan yang dimiliki oleh sumber daya manusia. Untuk peta kerawanan ini yang bisa nanti di deteksi oleh aparat keamanan baik TNI atau Polri dengan berkaca pada pemilu sebelumnya. Logistik di titik distribusi ini barangkali harus ada istilahnya harus tepat waktu tepat sasaran dan tepat jumlah memerlukan juga nanti akan ada rapat koordinasi menyangkut tentang mekanisme pendistribusian,” jelas Dsrul Halim.

Lebih jauh ia mengatakan, Kita lihat secara rinci berapa jumlah pemilih dan kemudian pergerakan nanti daftar pemilih khusus dan daftar pemilih tambahan itu bisa kita lihat di TPS, pemerintah daerah dan kemudian aparat keamanan untuk di mana Pemilu sebelumnya sehingga bisa dideteksi sedini mungkin apa-apa yang nanti akan diambil dalam rangka cegah Tangkal untuk kerawanan Pemilu.
“Semaksimal mungkin dan itu sudah tinggal menunggu distribusi dari TPS nya kami buat sedemikian rupa hingga berapa kekurangan dan berapa kebutuhan yang diperlukan. Kami mohon penjelasan dari Kapolres bagaimana strategi pengamanan /menopang adanya di daerah perbatasan desa yang sangat rawan yang terletak antara Bitung dan Manado,” tutup Darul Halim.

Kapolres Minut melalui Kompol A. Djafar (Kabag Ops Polres Minut), menjabarkan bahwa situasi Kabupaten Minahasa Utara untuk pemilihan atau pemungutan suara pada tanggal 17 April nanti itu ada mengenal 3 sisi untuk pengamanan TPS yaitu Tidak Rawan, Rawan, Sangat Rawan. “Yang kami garis bawahi adalah bagaimana hajatan tanggal 17 April 2019 nanti ini aman dan damai,” tegasnya.

Sedangkan Kapolresta Manado, Kombespol Benny Bawensel menyampaikan, diwilayah hukumnya ia tidak melihat adanya kerawanan yang bisa menghambat proses Pemilu.
“Akan tetapi supaya ada kesiap-siagaan, saya menganggap bahwa wilayah ada yang rawan supaya anggota/personil ini tetap siap dan waspada. Kalau kita katakan tidak rawan, dikawatirkan anggota tidak melakukan apa-apa sehingga dengan pelibatan personil, kemudian kita juga mendapat bantuan kekuatan personil dari Polda Sulut dan Kodim 1309/Manado,” sebut Pamen Berdarah Likupang itu.
Bawensel juga menambahkan, tuk langkah-langkah meningkatkan peran serta masyarakat pada prinsipnya apa yang sudah disampaikan oleh Kabagops Polres Minahasa Utara pada prinsipnya sama.
“Mari kita bersama bahas, selesaikan dan meminimalisir pada saat pelaksanaannya nanti. Kerawanan pada saat kampanye pada saat masa tenang pemungutan suara keputusan penetapan sudah kami inventarisir yang berpotensi kerawanan sudah disampaikan kepada seluruh jajaran. Kita harus ekstra untuk itu harus berjalan lancar dan sukses damai karena ini adalah hajat Nasional,” tandas perwira yang pernah menjadi Kapolres Minsel (Minahasa Selatan) itu.

Sedangkan pada pukul 13.00 Wita, Dandim 1210/Bitung, malalui Mayor Inf Richard Pusung (Pabung Kab. Minut) menjabarkan yang mana Kodim 1310/ Bitung membawahi Wilayah Kota Bitung dan KabupatenMinahasa Utara yang saat ini sedang menggelar latihan Pengamanan Pemilu seperti mengantisipasi tentang pelaksanaan pemilu.
“Untuk mendukung pelaksanaan Pemilu 2019 kami berpatokan SOP dari Polres Bitung maupun Polres Minut. Disamping itu juga kami menjaga netralitas TNI tetapi untuk mengamankan tetap kami sampaikan,” ujar Pusung.
Dandim 1309/Manado oleh Kapten Inf. J D Weenas (Danramil 1309-04/Wori) mengatakan, Kodim 1309/Manado saat ini sedang melaksanakan Latpam Pemilu yang sekarang sudah masuk pada tahap simulasi dilapangan dan terkait pengamanan Pemilu pada
dasarnya, tetap mengacu pada SOP dari Kepolisian.
“Kami berprinsip seperti Kapolresta Manado sampaikan tadi, supaya kita anggota tetap selalu siap dan menyikapi cuaca sekarang juga tidak bisa diprediksi jadi itu juga menjadi bahan pertimbangan bagi KPU dalam pelaksanaan secara teknis,” jabar Wenas.

Pukul 13.35 Wita, kegiatan rapat koordinasi kesiapan dan pengamanan Pemilu 2019 yang diselenggarakan oleh KPU Minut, selesai.(Noval/Wawan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*