Lagi, Anggota TNI Gabungan Amankan Truk Muat Miras Diduga Ilegal ke Koramil Likupang

Spread the love

KUAT DUGAAN MIRAS MERK SELERA SARI AKAN DISELUNDUPKAN KE SANGIHE TANPA MANIFEST BARANG

MINUT, IdentitasPrime – Pelabuhan Penyebrangan Feri Likupang di Desa Munte Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara, merupakan salah satu pintu perdagangan antar pulau yang wajib mendapat pengamanan ekstra baik dari pihak TNI maupun Polri.
Pasalnya, menurut informasi warga dan sesuai fakta di lapangan, jauhnya pelabuhan Munte dengan Polsek dan Koramil Likupang, membuka peluang lebar bagi para penyusup tuk memuluskan modus “penyelundupan” bail barang-barang, sampai ke Minuman Keras (Miras).

Mengacu dari pengalaman intelijen yang dikolaborasi dengan informasi masyrakat setempat, serta dengan mematangkan naluri dan pemantauan maksimal, akhirnya aparat TNI gabungan berhasil mengungkap dugaan sindikat perdagangan minuman keras antar pulau/kabupaten, pada Jumat (23/11) tepat pukul 11.00 wita.

Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Kusnandar Hidayat S.Sos, melalui Plh. Danramil 1310-03/Likupang Pelda Manurip. membenarkan peristiwa penangkapan tersebut.
“Setelah informasi matang, Anggota TNI gabungan langsung melaksanakan pemeriksaan terhadap kendaraan yang akan bertolak ke Kabupaten Sitaro dan Kabupaten Sangihe, menumpang kapal Feri,” tuturnya.
Dalam pemeriksaan, Tim mendapati satu unit truk tidak dapat menunjukkan #MANIFEST BARANG# sehingga dilakukan pemeriksaan isi muatan yang dari sisi luar yang nampak hanya berisi kartun-kartun air mineral.
“Saat dilakukan pemeriksaan lebih mendalam, ditemukan karton-karton minuman keras yang diselubungi air mineral. Dan demi mempermudah pemeriksaan, truk diarahkan kesini (ke Koramil 1310-03/Likupang) guna pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Danramil.
Truk Hino Dutro DB 8598 LG warna merah, dikemudikan lelaki Andris Tamedia (40), yang kesehariannya bekerja sebagai mekanik/sopir, asal Desa Tumalede Kecamatan Tabukan Selatan Tenggara Kabupaten Sangihe dengan tujuan pelabuhan Pananaru Kabupaten Sangihe menggunakan KMP Tarusi.
Dalam penggeledahan tim mendapati muatan berupa air mineral didalam karton dan Springbad yang disusun menutupi Minuman Keras kemasan botol jenis #SELERA SARI#, (terungkap dalam proses pembongkaran guna dihitung jumlahnya)
Selain itu, sopir tidak miliki “Manifest Barang” dengan alasan bahwa manifest barang dibawa oleh anggota Polsek Likupang.

Usai lakukan penggeledahan tim gabungan langsung melaporkan penangkapan teruga miras itu Dandim 1310/Bitung, kemudian brkordinasi dengan pihak Polsek Likupang sebagai ancang-ancang proses lebih lanjut.
Koramil 03 juga mwnggelar pemeriksaan awal kepada kedua sopir truk untuk mengungkap pemilik barang ilegal itu.
Sesuai pantauan, samoai pada pukul 13.30 Wita, Tim masih melanjutkan pemeriksaan sopir truck.

Menariknya, ssuai pengakuan awal dari sopir truk, miras yang akan dikirim ke Sangihe dikawal oleh anggota Polisi Likupang dan FK (Ka Opr Dishub Minut Pelabuhan Munte).
Adapun Tim gabungan TNI yang menggelar rajia dan pemeriksaan awal sopir dan truk pengangkut miras tersebut, masing-masing brinisial:

1. Serka RM dari Kodim 1310/Bitung
2. Sertu SP. (Babinsa Ramil 1310-03/Likupang)
3. Kopda T (Anggota Intel)
4. Tim Anggota BPTD Wil XXII Provinsi Sulut Ditjen Hubdat berjumlah 5 orang.(Noval/Wawan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*