LERAI ORANG MABUK BERKELAHI, MALAH KENA PUKUL, PRIA KAWILEY KEMBALI DENGAN PISAU YANG JUSTERU TEWASKAN JOJON

Spread the love
  • 27
    Shares

Kurang Dari 5 Jam Polsek Kauditan Sukses Amankan Tersangka

MINUT, IdentitasPrime – Nyawa Jhoni Rey alias Jojon (31), warga Dwsa Kawiley Jaga 5 Kecamatan Kauditan Minut, tak tertolong usai mencabut sebilah pisau yang menancap di dadanya, Kamis 06/12/2018 sekira pukul 03.30 wita.
Peristiwa nahas itu terjadi di Lorong Desa Kawiley Jaga VIII (8) Kecamatan Kauditan itu diduga dilakukan oleh lelaki POT (27) alias Pie warga Desa Kawiley Jaga VII (7), Kecamatan Kauditan.
Untuk sementara, kasus ini tergolong unik, mengingat sesuai pengakuan Tersangka, dirinya pergi mengambil pidau dirumah dengan tujuan hanya untuk menakut-nakuti semua orang di TKP saja tanpa ada tujuan atau maksud. Namun apapun alasan yang dikemukakan Tersangka, tetap saja nyawa Korban sudah melayang siujung sebilah Pisau Jenis Besi Putih.

menurut keterangan saksi, pada saat kejadian ia telah mengkonsumsi miras namun tidak mabuk. Sedangkan menurut keterangan Tersangka, pada saat ia keluar dari rumah Febri Pangemanan alias Ebot sekitar jam 03.00 wita (subuh), Tersangka melihat ada orang ribut-ribut. Diapun langsung mendatangi orang yang ribut-ribut dan mendapati Korban dan anak-anak muda setempat sedang bertengkar.

Tersangka pun melerai perkelahian itu. Namun tiba-tiba Tersangka terkena pukulan nyasar dibagian mulut tanpa mengetahui pasti siapa yang melayangkan pukulan ke wajahnya.
Diduga marah dan sakit hati, Tersangka pulang kerumah mengambil pisau dan kembali lagi ke TKP.
Tiba di TKP Tersangka mencabut pisau yang dibawanya dengan maksud akan menakut-nakuti orang-orang yang bertengkar dengan Korban.
Melihat Tersangka kembali, Korban pun salah sangka karena sudah dalam keadaan mabuk berat. Korban kemudian dengan cepat memegang tangan kanan Tersangka yang memegang pisau.
Karena dalam posisi tidak seimbang baik Korban maupun Tersangka, keduanya terjatuh kedalam got dengan posisi Korban dibahagian bawah sedangkan Tersangka dibahagian atas. Diduga, saat itulah pisau yang dipegang Tersangka tertusuk kedada sebelah kiri korban.
Saat Tersangka berdiri, Korban pun ikut berdiri dan Tersangka beserta beberapa saksi di TKP melihat Korban mencabut pisau yang menancap di dadanaya, dan korban merayap kesebelah jalan.
Melihat keadaan Korban, Tersangka dan beberapa saksi langsung mengantar korban ke RS Hermana Lembean menggunakan mobil.
Di Rumah Sakit Hermana Lembean, Tersangka pamit kepada dua (2) saksi dwngan alasan akan melaporkan diri ke Polsek Kauditan atas kejadian naas itu..

Setelah mengetahui kejadian tersebut, aparat Polsek Kauditan pun langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dan hanya mwmakan waktu sekitar 4- 5 jam saja aparat sudah usai merangkum kronologi dan keterangan para saksi, kemudian menjemput dan mengamankan Tersangka dan barang bukti ke Mapolsek Kauditan guna penyidikan lebih lanjut.

Kapolsek Kauditan Muhammad Maulana Miraj S.IK saat dikonfirmasi salah satu wartawan membenarkan kejadian tersebut.
“Tersangka sudah kami amankan dalam waktu 5 jam, dan sementara untuk korban masih kami lakukan otopsi,”ujar Kapolsek seraya menambahkan, pihaknya juga mengamankan 1 (satu) buah pisau besi putih, 1 (satu) buah sendal milik korban, 1 (satu) buah baju milik korban yang berlumuran darah. (NOVAL)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*