Lumempouw Minta Kejari Talaud Dalami Dugaan Korupsi SPPD Fiktif Bupati

Spread the love

Fanmy: “Keberangkatan Manalip ke Amerika, semuanya di biayai oleh Consulat Amerika”

MANADO, IdentitasPrime – Terkait surat teguran Gubernur Sulut tertanggal 31 Oktober 2017, perihal Perjalanan Dinas Bupati Talaud Sri Wahyuni Manalip yang tidak pernah mengajukan Ijin kepada Gubernur Sulawesi Utara sebagaimana diatur dalam Permendagri No 29 Tahun 2017.
Garis beaar surat ini menegaskan bahwa, di karenakan bupati melakukan kegiatan melawan aturan, dan sesuai dengan UU No 23 thn 2014 sangsi Nonaktif bisa di kenakan kepada Bupati Talaud.
Berty Lumempouw selaku Pembina Garda Tipidkor Sulut meminta Kejari Talaud untuk segera memeriksa Bupati Talaud kerena perjalanan Dinas ke luar negeri tanpa Ijin Gubernur adalah pelanggaran hukum.
“Perjalanan dinas tanpa sepengetahuan pimpinan (bupati kepada gubernur), SPPD nya dianggap FIKTIF, ” tukas Lumempouw.

Lanjut dia, apalagi perjalanan dinas keluar negeri yang diduga memakai anggaran negara berupa Anggaran Pengeluaran Belanja Daerah (APBD). “Ini adalah tindak pidana korupsi,” terang Lumempouw, Minggu (19/11).

Perlu diketahui, Berty Lumempouw Pembina Garda Tipidkor Sulut adalah pelapor dugaan korupsi APBD Talaud Tahun Anggaran 2015 di Kejati Sulut.
“Apa yang di lakukan Bupati Talaud jelas-jelas adalah pelanggaran Undang-undang. Dan ini ada konsukuensi hukumnya. Karena itu saya harap Pak Kajari Talaud untuk dapat memeriksa Bupati Talaud terkait dugaan korupsi SPPD FIKTIF ini sampai tuntas,” pungkas Berty Lumempouw.

Terpisah, Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip melalui Kabag Humas dan Protokoler, Fanmy Unsong SS. MM mengatakan, keberangkatan Bupati ke Amerika adalah atas undangan dari Consulat Jenderal (Konjen) Amerika di indonesia.
“Dan program yang di ikuti Ibu Bupati yaitu IVLP (international Visitors Leadership Program) dan ilmu yg di pelajari mengenai Economi Maritime,” katanya via Whats App, Senin (20/11).

Keberngkatan Manalip ke Amerika, lanjut Fanmy, semuanya di biayai oleh pihak Consulat Amerika.
“Dan selama berada di Amerika, Ibu di berikan juga uang saku. Jadi tidak ada penggunaan anggaran Perjalanan Dinas dari Dana APBD utk membiayai perjalanan Bupati Talaud,” urainya.

Jadi, tambah Fanmy Unsong, sekali lagi bupati ke Amerika tidak menggunakan anggaran daerah satu rupiah pun. “Tidak benar bila ada pemberitaan mengenai SPPD Fiktif. Perjalanan bupati ke Amerika menggunakan Pasport Hijau. Perjlanan Ibu juga tidak mengatas namakan Bupati, tetapi sebagai peserta program IVLP. Demikian,” pungkas Fanmy Unsong.(Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*