Nelayan Halmahera, Temukan Mayat Terapung Asal Sulawesi Utara

Spread the love
  • 60
    Shares

Diduga Kuat, Korban Dibunuh Lalu Dibuang ke Laut

MALUKU UTARA, IdentirasPrime – Kamis, (5/4/2018), sekira pukul 15.05 Wit, masyarakat nelayan Tanjung Pasir Putih, Desa Orimakurunga Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) gempar oleh penemuan jasad manusia yang terapung dilaut lepas.
Ciri-ciri jenasah laki-laki itu tinggi badan sekitar 165 Cm, memakai celana pendek warna abu-abu, celana dalam hijau. Di lengan kiri korban ada tatto huruf “H” dan luka dipergelangan tangan ke bawah nyaris terputus.

Hari itu Sudarto Jaib dan beberapa warga lainnya yang hendak memancing ikan di Perairan Desa Orimakurunga Kecamatan Kayoa Selatan, Kabupaten Halsel. “Kami kaget lihat ada mayat terapung dipermukaan laut. Kami mendekati mayat tersebut dan mengangkutnya ke dalam loong-boat untuk dibawa ke daratan,” jelas Jaib.

Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan oleh Dokter Puskesmas Kecamatan Kayoa Kabupaten Halsel, Dr Hasya Pradana Iouis ditemukan 2 (dua) luka tusukan benda tajam pada bagian dada dan perut serta gumpalan darah pada bagian belakang mayat. “Perkirakan mayat itu berada di laut selama 4-5 hari karena kondisinya sudah membusuk,” kata salah seorang staf puskesamas.
Lanjut dia, oleh Dokter Puskesmas Kecamatan Kayoa, mayat laki-laki tanpa identitas itu, sebelum meninggal, sudah dianiaya atau dibunuh di darat, kemudian dibuang ke laut.
“Dari hasil pemeriksaan luar, bila manusia mati karena tenggelam tidak mungkin terjadi gumpalan darah pada bagian tubuh manapun dan kondisi mayat usus sama bagian perut lainnya sudah berada di luar,” jelas Dr Hasya Pradana Louis melalui salah seorang staf-nya.
Usai lakukan pemeriksaan medis, mayat pria malang itu dimakamkan di tempat pemakaman umum oleh warga masyarakat Desa Orimakurunga Kecamatan Kayoa Selatan.
Kasus penemuan mayat ini dalam penanganan pihak aparat Polres Halmahera Selatan. Ciri-ciri korban, sangat identik dengan sosok pria Herman Rotikan (53) nelayan asal Desa Buku Utara Kabupaten Minahasa Tenggara yang dinyatakan hilang saat melaut pada tanggal 24 Maret 2018 silam.(Noval Uber)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*