Omset Parkir Pasar Senggol 24 Juta Rupiah, Diduga Kadis Perhubungan Hindari Wartawan

Spread the love
Lurah Kotamobagu

Lurah Kotamobagu “Saya Hanya Ditugaskan Menjadi Koordinator Oleh Dinas Perhubungan Saja”

KOTAMOBAGU, IdentitasPrime – Adanya pasar senggol di Kota Kotamobagu tepatnya di Kelurahan Kotamobagu tahun 2019 karena dinilai aksesnya mudah dan luas serta pertimbangan kenyamanan masyarakat sehingga pasar senggol sudah dilaksanakan dengan baik.

Namun berkaitan dengan lahan parkir kendaraan tentunya dilakukan oleh instansi yang berkopenten untuk mengelolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Namun adanya rumor minta jatah parkir di areal pasar senggol menjelang Idul Fitri beberapa waktu lalu dibantah oleh Lurah Kota Kotamobagu Felly Novi Tandayu.
Kendati membenarkan soal surat pernyataan yang dibuat dengan penanggungjawab parkir, namun dia mengaku uang parkir itu sesuai dengan kesepakatan antara dinas perhubungan dengan kelompok pemuda pengelolaan parkir.

Menurut Felly, dia selaku kapasitasnya sebagai lurah yang oleh Dinas Perhubungan hanya diberikan tanggungjawab sebagai Koordinator. Kegiatan yang dilakukan untuk pengelolaan lahan parkir sesuai Kesepakatan rapat para pemuda dengan Dinas Perhubungan tersebut sehingga dituangkan dalam surat pernyataan. Saya hanya ditunjuk oleh Dinas Perhubungan saja,” kata Felly Kamis 13 Juni 2019 lalu.

Besaran uang parkir itu dibebankan lima juta untuk setiap kelompok pengelolah parkir bukan 10 juta seperti yang diberitakan sebelumnya. 10 juta itu lanjutnya karena satu kelompok mengelolah dua lahan parkir.

Felly mengungkapkan, ada lima kelompok parkir yang ditetapkan bersama. Yakni kelompok parkir yang dikelolah kelompok pemuda dari Sampana, kelompok pemuda Kampung Baru, kelompok pemuda dari Agoan, kelompok pemuda dari Togop dan kelompok pemuda lingkungan II.

“Totalnya 24 juta untuk disetor ke Dinas Perhubungan Kotamobagu sebagai kas daerah. Jadi itu bukan keinginan saya. Saya hanya ditugaskan menjadi koordinator oleh Dinas Perhubungan saja,” ungkapnya.
Ditambahkan lagi oleh Felli Tandayu bahwa dengan adanya persoalan ini dia siap untuk mempertanggung jawabkan apabila dipanggil hering oleh DPRD Kota Kotamobagu.

Sementara Kadis Perhubungan Kota Kotamobagu, Nasli Paputungan sampai berita ini terbit, enggan mwnjawab telepon maupun ditemui untuk diberi hak jawab (konfirmasi), sesuai Undang-undang Keterbukaan Informasi Piblik, karena sudah beberapa kali ditemui diruang kerja menurut piket lagi keluar, ditemui Jumat (14 Juni 2019) berikutnya sedang rapat.
Dihari itu pula kembali untuk ditemui namun piket mengatakan, bapak ada di dalam namun lagi istirahat.(Feki Sajow)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*