Pemprov Papua Barat Timba Ilmu Pemberdayaan Masyarakat Lewat Bumdes di 3 Desa Minahasa Utara

Spread the love
  • 22
    Shares

Saul Kareth: “Kami tertarik dengan pemanfaatan Bumdes di Minahasa Utara”

MINUT, IdentitasPrime – Rencana kegiatan Rakornis Pemberdayaan Masyarakat se Papua Barat yang biasanya dilakukan di tiap tiap Kabupaten se- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat untuk tahun 2018 ini, berbeda.

“Kali ini kami memilih Sulawesi Utara, khususnya Kabupaten Minahasa Utara sebagai tempat pelaksanaan kegiatan Rakornis,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Provinsi Papua Barat melalui Sekertaris DPMK, Saul Kareth, Minggu (25/3) kepada sejumlah wartawan.

Tujuan utama pelaksanaan Rakornis DPMK Papua Barat, lanjut Saul Kareth, yaitu meninjau pemanfaatan BUMDES serta Dana Desa bagi masyarakat di setiap desa yang ada di Sulawesi Utara, khususnya dalam pemberdayaan tenaga orang dalam dibidang ekonomi.

“Kebetulan Kabupaten Minahasa Utara adalah salah satu tujuan utama kunjungan lapangan Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam hal ini DPMK. Dari hasil tinjau lapangan, ada tiga (3) desa di Minut yang menjadi target studi banding DPMK Papua Barat tentang manfaat Dana Desa, dalam pemberdayaan ekonomi,” urai Kareth.

Adapun ketiga desa itu ialah Desa Suwaan Kecamatan Kalawat, Desa Kokoleh I Kecamatan Likupang Selatan dan Desa Marinsow Kecamatan Likupang Timur.

Menurut Saul Kareth, pola hidup masyarakat dan struktur alam di Sulawesi Utara khususnya Minahasa Utara, hampir mirip dengan kehidupan masyarakat di Papua Barat.
Namun ada 3 sasaran yang harus diambil untuk dikembangkan demi meningkatkan pemberdayaan ekonomi, supaya bisa di terapkan di Papua Barat nanti kalau mereka pulang, perlahan lahan mereka bisa menerapkan di Kabupatennya masing masing.

“Pembuatan batako yang dikelola oleh Bumdes karena swadaya masyarakat dilibatkan secara aktif, di Desa Suwaan, pembuatan embung yang sederhana namun sarat fungsi di Desa Kokoleh, serta pembuatan gasebo yang cukup bagus walaupun sederhana di Desa Marinsow itu, akan kita presentasi dan terapkan di Provinsi Papua Barat nanti,” urai Kareth.

Katanya lagi, tiga tempat yang dikunjungi DPMK Papua Barat dengan mendapat tambahan ilmu seperti cetak batako, (kalau Papua Barat diaebut batu tela) dikelola oleh Bumdes, berarti masyarakat di desa itu bisa dilibatkan secara aktif.
“Begitu pula pembuatan embung yang sangat sederhana, bisa di buat disana (Papua Barat,red-) memanfaatkan sungai yang ada untuk pembuatan embung, bisa juga tadah hujan dan gasebo yang cukup baik walaupun sederhana, kita akan coba terapkan disana,saat kita pulang nanti ke Papua Barat,” kata Saul senang.

Pembukaan Rakornis Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) se Kabupaten Papua Barat akan digelar pada tanggal 3 April 2018 pukul 19:00 Wita bertempat di Manado dan tanggal 4 April 2018, sekaligus turun lapangan meninjau kembali lokasi di tiga Desa yang ada di Minahasa Utara.

Sementara, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Jemmy Rembet kordinator Pendamping Desa mengatakan bahwa, penempatan dan penyaluran dana lewat Bumdes di Minut, memang sangat positif bagi masyarakat, asalkan itu direalisasi dengan baik dan penuh keaadaran.
“Bila penyaluran dan pemanfaatan dana Bumdes terealisasi, otomatis hasilnya akan dikecap masyarakat itu juga,” bebernya.
Sedangkan Nicolas Pelealu Hukumtua Kokoleh Dua saat dikunjungi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, merasa cukup kaget.
Pasalnya, penyaluran Dana Desa lewat Bumdes yang diputuskan untuk membuat embung, itu hanya kesepakatan antara pemerintah desa dengan kelompok masyarakat tanpa ada target dan rencana yang muluk-muluk.
“Saya tak menyangka kalau pembuatan embung ini akan jadi insiprasi masyarakat Provinsi Papua Barat. Tujuan kami hanya sederhana, yaitu mengembangkan bibit ikan mas dan mujair, hasilnya masuk ke kas kelompok, untuk digunakan membeli bibit, makanan ikan, siaanya lagi untuk kebutuhan kelompok tentunya,” kata Pelealu singkat namun padat.(70)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*