RATUSAN KARATEKA PADATI MINUT, KIOLOL PUJI DUKUNGAN BUPATI VAP

Spread the love

Ringkuangan: “Tingkatkan kesejahteraan FORKI SULUT, agar para atlet tidak bawa nama daerah lain”

MINUT, IdentitasPrime – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia Minahasa Utara (FORKI Minut) gelar kejuaraan Karate terbuka memperebutkan trophy Bupati Minut, digedung olahraga kompleks kantor bupati ini, berlangsung mulai, Jumat hingga Minggu (19/8).

Didampingi Ketua KONI Minut Jefta Sumanti, Kadis Pora Toar Sendow, Asisten III, Ketua FORKI Minut, Lucky Kiolol kepada wartawan, Jumat (17/11) usai pembukaan menjelaskan, kejuaran Karate diikuti oleh 47 kontingen dari berbagai daerah termasuk Sulawesi Tengah.
“Lomba ini turut diikuti oleh atlet Karate nasional dari Jawa Barat mewakili Kodam XIII Merdeka. Selain itu, untuk menjaga netralitas, panitia mendatangkan wasit berkelas nasional maupun internasional, sebut saja Senior kami Sensei Hendrik Luntungan. Kami sangat bangga karena hampir seluruh perguruan di Sulawesi Utara ikut ambil bagian,” terang Kiolol.

Kejuaraan Terbuka Karate ini, lanjut Lucky, terlaksana berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, terlebih khusus Bupati Vonnie Anneke Panambunan.
“Ivent ini akan dijadikan agenda tahunan dan akan dilaksanakan setiap perayaan HUT Minut,” ujar politisi PDIP itu.
Lucky Kiolol berharap, kejuaraan ini nantinya dapat menghasilkan bibit-bibit muda untuk bisa mengikuti kejuaraan di tingkat nasional maupun internasional. Pada kesempatan itu, Kiolol juga langsung memberikan bonus berupa uang tunai kepada atlet Minut peraih medali emas.

“Iven ini merupakan ajang pembinaan persatuan dan kesatuan sekaligus sebagai wahana pembentukan jati diri generasi muda untuk berprestasi, serta membina generasi muda yang bermental tinggi, berbudi luhur, berprestasi dan sensntiasa menjunjung nilai-nilai ke disiplinan, moralitas dan sportifitas,” pungkas Karateka Anggota DPRD Minut asal Matungkas itu.

Ditempat yang sama, Ketua Umum Forki Sulut, Jemmy Ringkuangan, begitu bersemangat saat hadir dalam olahraga Karate di Sulawesi Utara (Sulut) yang sebelumnya sempat redup. Harapan Jimmy, pemerintah daerah untuk memberikan perhatian dalam hal penyediaan sarana dan prasarana penunjang dalam rangka memajukan olahraga karate di daerah.
“Sulut punya atlet berkelas nasional bahkan Internasional. Mari kita jaga agar atlet-atlet Sulut tidak berkiblat membawa nama daerah lain, karena tingkat kesejahteraan. Saat fasilitas mendukung, para wasit dan atlet sejahtera, disitulah para atlet Sulut akan mendulang medali dan penghargaan gemilang,” tukas petinggi Pemprov Sulut itu.

Peran serta pemerintah, timpal Ringkuangan, sangat dibutuhkan dalam memajukan olahraga didaerah. “Kita berharap, kedepan akan labir atlit karateka Sulut yang bisa mengharumkan nama baik daerah maupun bangsa di tingkat internasional, melebihi para senior dahulu,” pungkas Karateka alumni STPDN itu.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*