RSUD Walanda Maramis Penuh Proyek Miliaran, Mirisnya Mau BAB Pasien Lantai 2 Harus Turun Lantai I

Spread the love

MINUT, IdentitasPrime – Keluarga pasien di Lantai 2 ruangan perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Walanda Maramis, gusar oleh sistem pelayanan rumah sakit andalan dari masyarakat Kabupaten Minahasa Utara tersebut.
Pasalnya, sesuai pengakuan Ibu SP yang menjaga puterinya sebagai pasien di RS Walanda Maramis ini, dirinya sudah hampir dua hari melihat air di ruang wc bersama, tidak mengalir.
“Kenapa begini, kan dilantai 1 ada banyak tong penampung air, bahkan ada mesin pompa air, sehingga air sudah tumpah ruah. Kenapa tidak di suplay ke lantai 2 keatas,” katanya, Minggu (11/8).

Sebagai orangtua yang menjaga anaknya, Ibu SP tidak keberatan dengan keadaan wc tak punya air itu. Namun ia hanya memikirkan anaknya.
“Kalau saya atau kami pengunjung dan penjaga anak yang sakit, bisa saja BAB di lantai 1, tapi bagaimana dengan pasien termasuk anak saya. Dokter saja larang anak ini lelah, tapi mau bagamana lagi, kalau dia mau ke WC, terpaksa larangan dokter saya lawan saja,” tandas Ibu SP kecewa.

Sampai hari ini Senin (12/08/2019), air tetap tidak pernah di upayakan naik ke lantai dua. Namun pukul 19.50, wita Daslon Simbolon dari pihak personalia RSUD Walanda Maramis kepada wartawan membenarkan yang mana dalam beberapa waktu terakhir alat pompa sedang rusak.
Namun hari ini alat pompa sudah diganti dengan pompa yang baru.
“Spull dari pompa yang ada, rusak. Tapi kami sudah beli pompa yang baru, dan air sudah bisa di suplay ke lantai atas,” jelas Simbolon. (Meikel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*