Ruas Jalan Nasional di Minsel Rusak Parah, Masyarakat Kecam Kinerja BPJN XV

Spread the love
  • 20
    Shares

Julia Luntungan: “Kami telah melakukan penutupan lobang dengan material Agregat Klas A dan telah dipasang rambu lalu lintas”

MINSEL, IdentitasPrime – Kinerja Balai Pelaksana Jalan Nasional XV Sulawesi Utara – Gorontalo (BPJN XV Sulut-Go) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), menuai kecaman pedas dari kalangan masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), terkait jalan rusak tak kunjung ada perbaikan.

Masyarakat menuding kinerja BPJN XV tidak maksimal dalam pemeliharaan jalan nasional disepanjang ruas jalan Trans Sulawesi ini.
Kekesalan masyarakat kian memuncak, karena walaupun sudah sering diprotes oleh warga dan para tokoh masyarakat, namun BPJN XV terlihat begitu “sakti” dengan memilih tutup mulut.

Dari keterangan warga, beberapa minggu yang lalu petugas BPJN terpantau sudah turun lapangan. Tapi bukan memperbaiki, sebaliknya malah merusak jalan menambah lubang (patching).

Ketua LSM LAKI Minsel melaluo Sekertaria LAKI Minsel, Charmen Kasenda, meminta BPJN XV jangan bekerja setengah-setengah hati? mengingay sudah banyak korban gara-gara lubang san kerusakan jalan tersebut

“Kerusakan jalan khususnya dari Desa Kapitu sampai desa Lopana Amurang semakin parah. Korban lakalantas akibat situasi ini terus bertambah. Keluhan kerusakan kendaraan dan kebersihan, keindahan dan kenyamanan warga kota Amurang setiap hari menjadi bahan perbincangan,” tuturnya.

Ditempat terpisah, Andre Tambingon, salah seorang sopir angkutan kota Amurang pada Selasa (6/3/2018) membenarkan hal itu.

“Sudah sering di jalan ini terjadi kecelakaan akibat terperosok ke dalam lubang. Ataupun saat menghindari lubang yang mengakibatkan terjadi kecelakaan,” tukas dia.

Sampai berita ini naik, sejumlah lubang di jalan trans Sulawesi sudah sangat memprihatinkan. Kondisi lubang sudah sangat besar dan dalam, sehingga sangat membahayakan pengendara.
“Ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Kalau ada laka lantas lagi dan nyawa melayang, apakah BPJN XV dan PPK Satker nya akan bertanggungjawab,” tandasnya.
Menanggapi keluhan dan kecamam masyarakat tentang jalan rusak itersebut, Kepala Balai BPJN XV Sulut-Go, Rirl Mantik, melalui PPK 05 Satker PJN Wil. I BPJN XV, Julia Luntungan, tidak menampik hal itu.

Ruas Jalan di Lopana dan Pondang serta Kapitu Kabupaten Minsel memang sudah lumayan berat. Namun sudah diprogramkan untuk ditangani pada tahun ini, dengan target panjang untuk ketiga segmen tersebut 3,77 Km.

“Untuk penanganan sementara, kami telah melakukan penutupan lobang dengan material Agregat Klas A dan telah dipasang rambu lalu lintas untuk keamanan pengguna jalan,” bebernya.

Besar harapannya, lanjut Luntungan, masyarakat pengguna jalan dapat memaklumi dan bersabar. “Bersabar sedikit, arena paket ini sudah dalam proses pelelangan oleh Pokja ULP dan nantinya setelah ada dokumen kontrak, pekerjaan konstruksi akan segera dilaksanakan,” tandas Julia sembari menambahkan, agar masyarakat pengguna jalan berhati-hati dalam mengemudi.
“Mari kita bekerjasama, taati peraturan lalu lintas, hindari setiap resiko yang bakal merugikan kita semua. Yang pasti kami dari BPJN XV Satker Wilayah I, PPK 5, akan bekerja maksimal, memberi hasil yang terbaik buat masyarakat Minsel”.(Meyvo Rumengan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*