Ruas Jalan Sukur-Sarongsong Masih Rusak, BPJN XV Bagaimana?

Spread the love

Mantik: “Rehabilistasi Ruas Jalan Minut-Bitung Sedang Dalam Proses Lelang”

MINUT, IdentitasPrime – Ruas Jalan Nasional di bilangan Manado-Bitung, di beberapa tempat sudah berlubang dan cukup berisiko bagi para pengguna jalan seperti kendaraan roda dua dan roda empat dengan roda kecil.
Yang membuat masyatakat bertanya-tanya ialah, apakah pemerintah tidak punya anggaran untuk perbaikan atau pemeliharaan rusa jalan tersebut.
“Tidak mungkin tak ada anggaran untuk pemeliharaan Ruas Jalan Manado-Bitung. Akhir tahun 2017 silam, kan ada pekerjaan perbaikan baik dari arah Desa Maumbi sampai Kelurahan Sukur, dan dari Desa Watudambo, sampai ke Kelurahan Sarongsong Satu Airmadidi, nah kenapa di antara Kelurahan Sarongsong Dua dan Kelurahan Sukur tidak diperbaiki padahal di beberapa titik jalan sudah rusak dan belubang,” tanya Ketua LI Tipikor, Yosep Lenglong melalui Koordinator Investigasi, Jefran de Yong, Kamis (8/03).

Lanjut Jefran, sebagai lembaga vertikal berskala nasional, BPJN XV harusnya memberi skala prioritas pembangunan jalan di Minut, mengingat beberapa hal.
“Pertama, Kantor BPJN XV ada di Desa Suwaan Minut. Kedua, Pak Gubernur Sulut adalah orang Minut. jadi kami berharap BPJN XV beri atensi serius untuk Ruas Jalan Sukur-Sarongsong II, agar masyarakat tidak menduga-duga hal yang buruk terhadap Pak Gubernur Sulut, gara-gara kinerja BPJN XV,” pungkas De Yong.

Sementara Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Nasional XV Sulawesi Utara – Gorontalo (Kabalai BPJN XV Sulut-Go), Riel Mantik saat dihubungi via nomor Whats-App (WA) nya, membenarkan hal itu.
” Memang sampai hari ini belum dilaksanakan perbaikan jalan di hampir semua wilayah BPJN XV. Ini karena kita harus mengikuti prosedur yang ada,” katanya.
Dikatakan oleh Riel Mantik dana program Pemeliharaan Ruas Jalan sudah ada. Tapi rehabilistasi ruas jalan Minut-Bitung dan wilayah lainnya sedang dalam proses lelang.
“Jadi kami berharap agar masyarakat Minut untuk bersabar, dan di area tertentu yang jalannya berlubang, untuk berhati-hati agar tidak terjadi kecelakaan dan hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri dan orang banyak,”jelas Mantik singkat namun padat.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*