Sadis.. Tegur Siswa Merokok di Sekolah, Guru Agama di Hadiahi 9 Tusukan Pisau Badik

Spread the love
Tersangka

MANADO, IdentitasPrime – Ranah pendidikan Provinsi sulaweai Utara kembali gempar oleh peristiwa yang sangat tragis berupa kasus Penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) di kompleks SMK ICHTHUS, Kelurahan Mapanget Barat Lingkungan I Kecamatan Mapanget, Senin 21 Oktober 2019 sekira pukul 09.30 With.

Sesuai Keterangan Kepala Sekolah SMK ICHTHUS, Katarina Lapagu, awalnya Guru Agama bernama Alexander Pangkey memergoki dan menegur Fadly Lengkong alias Ali (16), salah seorang siswa yang sedang merokok di lingkungan sekolah disaksikan rekannya bernama Oldy Uwu.

Atas kejadian itu, Agustin Dumanau salah seorang guru wanita disekolah tersebut, menyuruh Fadly Lengkong unruk pulang saja.

Setelah Fadly pulang Oldy Uwu merasa keberatan dan memprotes teguran dari Pak Guru Alexander Pangkey sehingga terjadi adu mulut antara guru agama itu dengan Oldy Uwu.

Sementara terjadi adu mulut antara Pak Alexander dan Oldy Uwu, tiba-tiba muncul Fadly Lengkong yang sebelumnya sudah disuruh pulang oleh Ibu Agustin Dumanau.
Mirisnya, Fadly ternyata kembali ke sekolah sudah membawa sebilah senjata tajam (Sajam) jenis Pisau Badik.
Dengan gerak cepat, Fadly langsung melakukan aksinya menusukkan pisau badik sepanjang kurang lebih separuh lengan orang dewasa bertubi-tubi ke tubuh korban Alexander Pangkey yang saat itu dalam posisi duduk didatas Sepeda Motor Suzuki Nex DB 3261 AI.

Diduga ketika menusuk korban sekitar 6 tikaman, pelaku mencoba menghindar dan dikejar korban, sampai ditengah lapangan sekolah.
Namun nahas, mungkin karena sudah tertusuk sajam sebanyak enam kali tikaman, keseimbangan korban berkurang, sehingga korban terjerembab ditanah berumput.

Melihat hal itu, bukannya merasa kasihan, pelaku yang masih dalam keadaan menghunus pisau, kembali menghadap dan menusukkan pisaunya sebanyak tiga (3) kali.
(Adegan ini sempat di rekam oleh salah satu siswa yang menjadi viral di dunia sosmed red-).
Akibat dari Penganiayaan tersebut, Korban Alexander Pangkey mengalami 9 luka tikamam.
Mungkin karena emosinya mulai turun atau mulai takut karena korban yang sudah ditikam berkali-kali malah masih berdiri, (tampak dalam rekaman amatir), Fadly Lengkong menghilang ke arah sekolah, sedangkan korban berjalan ke arah sepeda motornya yang dalam posisi roboh.
Terpantau pula dalam rekaman itu, ada seorang guru wanita mendatangi korban, berusaha untuk menolong korban.

Singkat kata, korban Pak Guru Alexander Pangkey pun sempat ditolong, dilarikan ke RS AURI untuk diberi pertolongan. Namun karena luka yang cukup hanyak, dalam dan serius, korban pun di rujuk ke RSUP Prof Kandouw di Malalayang, dan info terakhir, nyawa korban tak tertolong.

Menerima informasi tersebut, aparat pun segera bergerak mendatangi TKP, sambil mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket).
Sebagian petugas melakukan pengecekan keadaan Korban di RS AURI dan berlanjut ke RSUP Prof Kandouw, sebagian lagi langsung memburu Fadly Lengkong terduga pelaku penikaman sambil mengarahkan Keluarga Korban untuk membuat LP di Polsek Mapanget.(Vladimir)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*