Sosialisasi di Kecamatan Kauditan dan Kema Warga Optimis Erol Dungus Menang di Pilkada 2020

Spread the love

Dalam Sosialisasi, Erol Dungus di Doakan Lansia di 4 Desa

MINUT, IdentitasPrime – Memasuki hari ke-dua agenda sosialisasinya, Erol Dungus SH salah satu putera daerah yang memastikan akan maju pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Minahasa Utara (Pemilukada Minut) 2020 nanti, terkonsentrasi di Kecamatan Kauditan dan Kecamatan Kema, Selasa (24/9).

Erol Dungus (ED) yang didukung oleh team Erol Dungus Centre (EDC), Barisan Militan Olly Dondokambey (BMOD), Relawan Perempuan Minut Hebat (RPMH) dan Relawan Pemuda Milenial-Erol Dungus, memutuskan lakukan perkenalan dari rumah kerumah.

Pukul 13.00 wita, team ED disambut hangat masyarakat Desa Paslaten Kauditan di kediaman salah satu pentolan PDIP, Meyta Lantang.
Dirumah Meyta yang acapkali dipenuhi para pemuda karena menantunya punya toko onderdil sepeda motor, ED dan team disambut hangat puluhan pemuda.
Lanjut ke Desa Lembean ED dan team bercengkerama dengan salah satu keluarga besar, yang secara resmi menyatakan dukungan saat Erol ikut Pemilukada 2020 nanti.
Berbeda di Desa Kasar tepatnya di kediaman Alm. Pak Yance Pusung, Erol Dungus ternyata masih dikenal warga karena semasa remaja dulu, ED sering datang main volly di lapangan depan rumah tersebut.
Ratusan warga terheran-heran saat melihat ED mampu berkomunikasi dengan seorang wanita lansia yang bisu sejak kecil.

Saking memahami bahasa isyarat bahwa ED memohon dukungan doa akan maju pilbup 2020 nanti, wanita bisu itu, mendoakan ED agar kelak terpilih menjadi Bupati Minut.

Sekitar pukul 14.30 wita, team ED cukup kaget karena saat memasuki lorong, team sudah ditunggu kurang lebih 125 masyarakat Desa Karegesan sambil memegangi stiker bundar berisi gambar dan tulisan Erol Dungus Calon Bupati Minut 2020.
“Kami disambut hangat masyarakat karena masyarakat disini banyak yang kenal latar belakang pak ED dan isterinya yang aktif juga dengan bermacam organisasi di Jakarta,” jelas Bonny Mandang kordinator team EDC Kecamatan Kauditan.
Satu fenomena mengharukan, ketika masyarakat mengerubuti Erol Dungus dan isterinya Youla Lariwa SH.MH, mendadak seorang warga mendekat, katanya ada seorang warga yang sakit, ingin bertemu dan doakan ED.
Saat berhadapan, ternyata pria 50-an tahun itu mengidap sakit pengapuran (asam urat red-) berat yang dusuk di kursi roda.

“Saya yakin Pak ED akan menang karena Pak ED dan ibu begitu perduli dengan masyarakat,” kata pria dikursi roda yang setelah mendoakan ED, kemudian keduanya berfoto bersama.

Sebelum meninggalkan Desa Karegesan, seorang wanita lansia juga meminta ED berfoto dengannya. “Pak Erol pasti diberkati, soalnya menurut adat, berfoto dengan orang yang pakai baju terbalik, akan mujur. Kami Erol dan Ester,” ajak Ibu Ester sembari berfoto dengan Erol Dungus.

Di Desa Kaima team EDC mampir kerumah salah satu keluarga besar yang secara spontan berjanji akan mendukung Erol Dungus dalam pemilu nanti. “Iya, mereka pastikan dukung Pak Erol soalnya beberapa diantara keluarganya kenal baik dengan Bapak,” jelas Bonny.
Bertolak ke Desa Watudambo, Team EDC disambut hangat salah satu Ketua Kecamatan, LSM Adat terbesar di Sulut yang memberi diri karena hirarki satu garis komando.
Sekira pukul 19.15 wita, team bertolak ke Desa Tountalete Kecamatan Kema dan disambut Debby Sulu, seorang tokoh agama setempat
Team disuguhi makanan ringan sambil berbincang ringan, foto bersama, dan melanjutkan sosialisasi di Desa Kema I.
Di Desa Kema I ratusan massa telah menanti dan nyatakan akan mendukung Erol Dungus karena intensnya sosialisasi yang dilakukan Billy Dungus Koordinator Kecamatan Kema yang suga saudara Erol Dungus.

Memasuki pukul 20.00 wita, team berlabuh di Desa Kema II di kediaman Ibu Un Kjansen yang dikenal seringkali mendukung Calon Bupati Minut.
Erol Dungus sempat dicekoki beberapa pertanyaan oleh para perqngkat desa, namun dijawab dengan baik, sehingga warga yang menyaksikan, memberi aplaud dengan uraian visi-misi Erol.
Mengingat jalan sudah macet karena warga yang datang kian banyak, sementara di desa yang sama ada kedukaan, team melanjutkan sosialisasi ke Desa Kema III.

Tsk kalah seru, krndati waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 wita, warga Desa Kema III tampak begitu antusias menanti kedatangan EDC.
Dengan membeberkan sedikit biografi dan latarbelakang pekerjaan yang dekat kaum muslimin, ED mendapat tempat dihati masyarakat desa Kema III. “Iya, Ibu-ibu Desa Kema III merasa senang dengan cara Pak ED dan Ibu YLM dalam berdialog karena sangat nasionalisme. Mereka sangat senang,”ungkap Billy Dungus.
Mengingat waktu sudah tak mengijinkan, team Erol Dungus pun mengakhiri sosialisasi di desa Kema III dsn kembali dengan sejuta rasa damai dihati karena dapat berkenalan dengan mssyarakat.
“Lelah itu tak dapat dipungkiri, tapi ketika kita bersentuhan langsung dengan masyarakat dan dengar langsung apa yang dubutuhkan masyarakat, disitulah saya rasakan, betapa banyaknya pekerjaan rumah seorang bupati nanti, karena harus melanjutkan pekerjaan pendahu,” kelakar Erol Dungus SH. (Meikel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*