Tuntaskan Isu SARA di Desa Klabat, Polres Minut, Kodim 1310/Bitung dan Pemkab Minut Gelar Pertumuan Dengan LSM/Ormas

Spread the love
  • 41
    Shares

Dandim 1310/Bitung: “Kita jaga keamanan bersama dan jangan sampai ada timbul rasa saling kecurigaan antar kita

MINUT, IdentitasPrime – Klarifikasi dinamika isu teroris di Desa Klabat di Kecamatan Dimembe, Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf. Kusnandar Hidayat S.Sos dan AKBP Alfaris Patiwael SIK (Kapolres Minut), menggelR pertemuan antara Minut Pemkab Minut dan Para Ormas dan LSM Minahasa Utara.

Pertemuan itu berdasarkan pasca penolakan warga terkait kedatangan Jamaah Tablig Masjid Al- Ansor Cilendek Bogor di Masjid Al-Ihsan Desa kelabat Kabupaten Minahasa Utara, Rabu 30 Januari 2019 pukul 13.45 Wita, di RM. Imanuel Desa Dimembe.

Pertemuan antara aparat TNI/Polri bersama Pemkab Minut dan Ormas serta LSM Kab. Minut yang dipimpin oleh Kapolres Minut Letkol Inf. Kusnandar Hidayat S.Sos ( Dandim 1310/Btg), dihadiri pula oleh 40 Orang.

Turut hasir pula Hamdavid ( Kabid Wasnas Kesbangpol Minut), Nouke Paat (Panglima utama Komando Belneg BMI), Howard Marius (Ketua LSM GMBI), Steven (LSM Benteng), Nian Dupa (Pelaksana dan analis Ormas), Peps Kembuan ( Ketum Ormas Kristen Benteng Indonesia),Dony Lasut (Metum Ormas MTI/Minahasa Tou Indonesia), Boby Mongkau ( Panglima PABN Waraney).

Kapolres Minut AKBP Alfaris Patiwael SIK menyampaikan bahwa ia pastikan dan memaparkan kronologi kejadian tentang kedatangan Jamaah Tabliq Masjid Al – Ansor Cilendek Bogor Jawa Barat di Desa Klabat hingga bergerak ke Kota Bitung dan kondisi Desa Klabat hingga saat ini.
“Apabila 10 orang Jemaah Tabliq yang kemarin radikal justru sudah kami tangkap,” tuturnya.

Sementara Letkol Inf. Kusnandar Hidayat S.Sos ( Dandim 1310/Btg ) menjelaskan, kegiatan Jamaah tabliq antara lain mensi’ar ajaran agama Islam yang tidak di larang oleh pemerintah dan mengajak shalat tepat waktu kepada Jamaah.
“Kita jaga keamanan bersama dan jangan sampai ada timbul rasa saling kecurigaan antar kita. Bila ada dari mereka yang tertawa ketika ditegur, karap dimaklumi, sebab faktor bahasa berbeda,” imbau Dandim.

Sedangkan Kasat Intelkam Polres Minut Iptu Boyke Rawung menyampaikan, pimpinan rombongan Jamaah tabliq sudah melaporkan diri ke pihak Polres Minut.

Mewakili masyarakat adat Sulawesi Utara, Nouke Paat (Tonaas Wangko Waraney) menyampaikan, baiknya dalam hal seperti itu perlu koordinasi yang lebih baik, agar tidak timbul hal-hal yang tidak diinginkan bersama.
” Apabila ada kegiatan kegiatan seperti itu wajib melapor kepada pemerintah dan aparat setempat. Masing-masing daerah beda karakter dan kulturnya.

Para Ormas dan LSM yang meng atasnamakan Koleksi Mapalus Minut menyampaikan:
a. Kami meminta segera melakukan tindakan pencegahan terhadap pendatang-pendatang yang tidak beridentitas tidak memikiki ijin jalan yang masuk ke Wilayah Kab. Minut.

b. Dan kami juga meminta kepada Kesbangpol untuk mendata terhadap pendatang baru di Wilayah Kab. Minut.

c. Meminta segala sesuatu yang mengundang permasalahan dan tdk di terima oleh Ormas/Lsm Kab. Minut agar di redam dan tolong untuk dibuatkan Perda.

d. Agar dalam rangka menghadapi pilpres dan pileg tidak ada kegiatan seperti itu.

Pukul 16.20 Wita seluruh rangkaian kegiatan selesai dengan tertib dan aman.

Inti dari pertemuan tersebut adalah kordinasi tentang keamanan bersama TNI/Polri dan Orams/LSM serta seluruh lapisan Masyarakat pasca penolakan Jamaah Tablig Masjid Al- Ansor Cilendek Bogor di Masjid Al-Ihsan Desa Klabat Kab. Minahasa Utara agar tidak berdampak ke Masyarakat dan Pilpres 2019.(Noval)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*