Undang Gubernur Dalam Acara Wisuda, Diduga Sebagai Trik Unima Menutupi Aib

Spread the love
  • 11
    Shares

MINAHASA, IdentitasPrime – Agenda Wisuda ratusan mahasiswa Unima Manado, dilaksanakan di Hotel Sutan Raja pada tanggal 06 Maret 2018 lalu, dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, ternyata membawa hal memalukan bagi kurang lebih 130 mahasiswi.

Pasalnya, dari 137 mahasiswa di wisuda, ada 130 mahasiswa terima ijazah Kosong, alias tanpa nilai. Sementara itu, pihak kampus saat diklarifikasi mahasisiwi, hanya memberi janji yang tidak pasti.

“Kami sangat kecewa dengan sikap petinggi-petinggi Unima Manado, karena tidak ada penyampaian apapun kepada kami sampai saat ini kenapa 130 mahasiswa terima ijazah kosong. Sedangkan dari jurusan yang sama ada tujuh (7) dari 137 mahasiswa yang menerima ijazah yang sudah ada nilai. Pak Gubernur saja dihadirkan padahal banyak masalah terjadi saat wisuda,” beber sejumlah mahasiswa, Selasa (13/03/2018).

Lanjut mahasiswi, jika sampai tidak ada alasan pada kami dari petinggi-petinggi Unima, kami akan menempuh jalur hukum.

“Kami kecewa dengan sikap para petinggi Unima, tidak ada penyampaian pada kami saat menerima ijazah kosong. Bahkan sampai saat ini mereka tidak menyampaikan alasan kenapa kami harus menerima ijazah kosong di waktu wisuda hingga saat ini, “tutur mahasiswa dengan rasa kecewa.

Sekali lagi, para petinggi Unima saat dikonfirmasi, Rektor maupun jajaran personalia Unima tidak mau ditemui, dengan berbagai alasan.(Toar)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*