(1). Muluskan Aksinya, Mafia BBM Bitung Mengaku BigBos-nya Adalah ‘Pak Kanit”

Spread the love

Tonny: “Saya hanya anakbuah, kalau urusan wartawan deng anggota, hubungi saja bos saya”

BITUNG, IdentitasPrime – Pengusaha nakal ditengarai injak aturan dan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di Kota Bitung.

Praktik bisnis kotor yang bertentangan dengan aturan dan hukum di negara kita, khususnya di Kota Cakalang (Bitung), secara kucing-kucingan namun yang paling krusial adalah kasus mafia BBM (Bahan Bakar Minyak).

Mirisnya, Pemerintah Kota Bitung tidak dapat berbuat apa-apa untuk mengambil sikap tegas, mengingat para pengusaha nakal tersebut, bermain aman dengan memakai tameng polisi, (sesuai pengakuan sumber red-).
Senin (16/4), pukul 22.00 witta, tim redaksi www.identitasprime.com menyambangi salah satu gudang penampung BBM jenis Solar salah satu sudut Kota Bitung.

Gudang disudut lorong buntu tersebut dikelilingi pagar seng dan gelap, hanya diterangi lampu redup, tampak begitu sepi, namun sering disambangi Tanki angkutan Solar milik salah satu pengusaha terkenal di Bitung untuk memuntahkan muatannya.

Saat tim memarkir sepeda motor, mendadak keluar seorang pria bercelana pendek, langsung menutup pintu pagar, menghadang tim.

Belum sempat bertegur sapa, sekitar sepuluh menit kemudian, muncul sebuah mobil Panter pick-up hitam plat nomor (DB X67X QX.) yang dekendarai pria bernama Tonny langsung berhenti dan menegur tim.
“Kita kan so bilang, kalau urusan wartawan dan anggota, kita hanya anabuah. Ngana kan sudah kenal bos saya Pak Kanit. Atau mana kartu nama kamu biar nanti saya kasih tau sama Komandan,” ujar Tonny dengan suara lantang berdialek Ternate (Maluku), padahal saat itu sudah malam.

Melihat gelagat tak nyaman, dan mengetahui yang mana usaha BBM ilegal itu adalah milik dari seorang Kanit (sesuai pengakuan Tonny red-), tak enak berurusan dengan aparat karena mitra, tim langsung balik kanan dan sepakat membuat berita sesuai tupoksi jurnalis. Terkait benar atau tidaknya praktik mafia BBM sesuai pengakuan Tonny yang diduga adalah pemilik usaha ilegal itu, oknum aparat yang namanya disebut oleh Tonny adalah seorang Kepala Unit (Kanit), mengaku bahwa ia tidak kenal dan tak ada urusan dengan pria bernama Tonny.
“Tonny yang mana ya, masa sih saya jadi seorang bos dan pemilik usaha seperti itu,” kata oknum aanggota termaksud dengan nada heran(Bersambung…).(RED)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*