(2). Propam Polres Bitung Sarankan Fandi Lapor ke Propam Polda Atas Dugaan Buser Salah Tangkap

Spread the love
  • 6
    Shares

Kapolres Tegaskan, Yang Tangkap Fandi Bukan Anggotanya Tapi Timsus Polda

BITUNG, IdentitasPrime – Kamis (8/11), pukul 18.30 wita, Fandi Mamuli (25) warga Lingkungan V, Kelurahan Bitung Tengah Kecamatan Maesa Bitung didampingi isteri dan kakaknya menyambangi Polres Bitung untuk melapor penangkapan dirinya pada Rabu malam (kemarin red-) oleh terduga Tim Buser Polres Bitung di Propam.

Sayangnya petugas piket belum bisa menerima laporan, karena listrik padam sudah seharian.

Baca juga berita terkait:
(1). DIDUGA TIMSUS CARI GAMPANG, BUSER SALAH TANGKAP, UANG GAJI BURUH RAIB, KELUARGA MELAPOR KE PROVOST POLRES BITUNG https://identitasprime.com/1-diduga-timsus-cari-gampang-buser-salah-tangkap-uang-gaji-buruh-raib-keluarga-melapor-ke-provost-polres-bitung/

Oleh Perwira Piket, Fandi dan keluarga disarankan untuk kembali melapor besok saja. “Karena listrik masih padam, saya sarankan untuk kembali melapor besok saja. Soalnya kita tidak tahu kapan listrik menyala,” imbau perwira piket, Ipda Yusak P.

Menariknya ketika korban dan keluarga melapor ke Provost Polres Bitung pada Jumat (9/11) pukul 13.00 wita, laporan tidak diterima Provost karena bukan kewenangan.

Kapolres Bitung AKBP Steven Tamuntuan SIK ketika dikonfirmasi via nomor Whats-App, tidak menampik penolakan laporan tersebut. Namun dirinya menjelaskan yang mana yang menangkap Pelapor adalah Timsus Polda berkordinasi dengan Buser Polsek Maesa.
“Dalam masalah ini Buser Polsek Maesa hanya mendampingi untuk menunjukkan alamatnya saja, bukan Buser Polres Bitung. Dan pelaksana penangkapnya adalah Tim Polda,” jelasnya.
Oleh Kapolres Bitung AKBP Steven Tamuntuan SIK, Pelapor disarankan menindaklanjuti laporan ke Propam Polda.
“Namun bila ternyata anak buah saya terbukti menyalahi aturan, saya akan ambil sikap tegas,” tukas Perwira Menengah yang berbasic Propam pernah 5 tahun bertugas di Propam Mabes Polri seraya menambahkan, terkait disiplin dan kode etik, ia tidak main-main. “Tetap harus saya tegakkan tentunya”.
Sementara Fandi dan keluarga menerima saran Kapolres Bitung, untuk melapor ke Propam Polda Sulut.(Red/Noval)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*