(3). Warga Pencari Keadilan Jadi Bola Pingpong Polres Bitung dan Propam Polda

Spread the love
  • 6
    Shares

Kapolres Bitung: Terkait Uang Hilang dan Pengembalian Nama Baik Pelapor, Pihaknya Segera Berkordinasi Dengan Polda Sulut

BITUNG, IdentitasPrime – Fandi Mamuli (25) buruh serabutan warga Lingkungan V Kelurahan Bitung Tengah Kecamatan Maesa Kota Bitung beranak dua dan isteri didampingi kakak dan ibunya, menyambangi Polres Bitung untuk melapor penangkapan dirinya pada Rabu malam (kemarin red-) oleh terduga Tim Biser Olrws Bitung di Propam setempat, Jumat (9/11) pukul 13.00 wita.

Oleh Provost piket, Fandi dan keluarga disarankan untuk melapor ke Propam Polda, mengingat masalah penangkapan dirinya dilakukan oleh Timsus Polda dengan perpanjangan tangannya Buser Polsek Maesa.
“Jadi bukan kami tidak mau menerima laporan anda, namun Polda Sulut yang lebih berkompeten dalam masalah ini,” jelas Provost piket.

Kapolres Bitung AKBP Steven Tamuntuan SIK ketika dikonfirmasi via nomor Whats-App kemarin, tidak menampik penolakan laporan tersebut.
Namun dirinya menjelaskan yang mana yang menangkap Pelapor adalah Timsus Polda berkordinasi dengan Buser Polsek Maesa.
“Dalam masalah ini Buser Polsek Maesa hanya mendampingi untuk menunjukkan alamatnya saja, bukan Buser Polres Bitung. Dan pelaksana penangkapnya adalah Tim Polda,” jelasnya.

Fandi dan keluarga menerima saran Kapolres Bitung, untuk melapor ke Propam Polda saja. Tapi setelah mempelajari keterangan Fandi, petugas Propam Polda malah menjelaskan bahwa Polres Bitung justeru yang harus menerima dan menindak lanjuti laporan ini.”Kan yang dikenal dan dilihat korban malam itu adalah ke-3 Anggota Buser, sementara Anggota Timsus yang menjemputnya, sudah tak dapat dikenal sebab mata korban sudah ditutup Lakban,” jelas perwira piket yang memberikan nomor ponselnya, agar jika ditolak Polres Bitung, nanti mereka akan berkordinasi.

Baca juga berita terkait:
(2). Propam Polres Bitung Sarankan Fandi Lapor ke Propam Polda Atas Dugaan Buser Salah Tangkap

(2). Propam Polres Bitung Sarankan Fandi Lapor ke Propam Polda Atas Dugaan Buser Salah Tangkap

Sekembalinya dari Polda Sulut, malam itu juga Fandi kembali ke Propam Polres Bitung, dan laporannya diterima.”Kalau memang demikian, baiklah kami terima laporan Fandi. Tapi karena ini sudah larut malam, silahkan kembali besok pagi,” kata piket Polres Bitung.
Pagi harinya Sabtu (10/11), Propam Polres Bitung menerima laporan Fandi dan langsung memproses nama Anggota Polisi yang terlibat kekerasan fisik terhadapnya.

Terkait saran dari Polda Sulut untuk melapor di Polres Bitung, Kapolres Bitung AKBP Steven Tamuntuan SIK berjanji akan menindak lanjutinya.
“Seperti komitmen saya bahwa, bila ada anggota kami yang terlibat, maka kami akan proses dengan mendalami fakta-faktanyanya,” ujar Pamen Polri berdarah Kawanua tersebut via WA.

Sedangkan unruk indikasi keterlibatan tim Polda, lanjut Kapolres, pihaknya akan berkoordinasi dengan Polda Sulut. “Kami akan gelar kordinasi dengan pihak Polda untuk melimpahkan penanganannya,” kata Kapolres Bitung.

Dan terkait uang yang bersangkutan, lanjut dikatakan Kapolres, pihaknya akan bertanya ke Polda Sulut.
“Akan kami tanyakan ke tim Polda karena menurut anggota kami, mereka tidak mengetahui hal itu. Sedangkan untuk pemulihan nama baik, tentunya kami menunggu pernyataan dari Polda apakah ini benar-benar salah tangkap atau tidak,” pungkas Kapolres Bitung sambil menambahkan, tentunya harus dari Polda yang melakukannya, karena ini adalah kegiatan penyelidikan dan penyidikan oleh Polda bukan kami,”(Red/Noval)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*