Abrakadabra… EYL, Politisi Narkoba (Deprov Sulut) Ikut Paripurna Perdana 2018 Dengan Gagahnya

Spread the love

MANADO, IdentitasPrime – Masih ingat Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulut Edwin Yerry Lontoh yang beberapa bulan silam mencoreng nama baik Provinsi Sulut di beberapa televisi dan media masa nasional?
Seperti diketahui bersama, waktu itu Edwin ditangkap di Jakarta, disalah satu hotel di kamar 928 pada Rabu (27/9/2017) sekira pukul 23.30 WIB, sedang menghisap barang haram jenis shabu-shabu.

Menariknya, kurang lebih tiga (3) bulan setelah proses penangkapan itu, di Paripurna Perdana Tahun 2018, bertempat di Kantor DPRD Sulut, Selasa (16/1/2018), Lontoh hadir dan duduk di depan kursi Anggota DPRD Sulut, kursi kelima dari sebelah kanan ditempatnya dengan gaya seolah tak pernah terjadi apa-apa.

Merasa harus, usai Rapat Paripurna berlangsung, maka Edwin Lontoh akhirnya angkat bicara terkait ditangkapnya dia di Jakarta saat sedang nyabu di sebuah hotel di kamar 928 pada Rabu (27/9/2017) sekira pukul 23.30 WIB.

Politisi muda, Edwin Lontoh akhirnya mengajak salah satu wartawan ke ruang kerjanya. Dengan raut wajah yang santai ia mengatakan, prinsipnya semua sudah dilalui proses hukum sudah dijalankan, sampai sudah ada putusan.

“Putusannya kan lewat rawat jalan. Semua sudah dijalani sesuai prosedur. Sebagai orang yang taat hukum semua harus kita lalui, sampai proses terakhir sampai dengan saat ini saya berada disini,” ujar Lontoh, Selasa (16/1/2018).

Sesuai pengamatan sejumlah awak media, Edwin Lontoh mulai beraktivitas DPRD Sulut yang terletak di Kelurahan Kairagi I, Manado, Sulut. Berarti, jika dihitung, sejak penangkapannya, Lontoh hanya menjalani sangsi hukum kyrang lebih tiga sampai empat (3-4) bulan saja.
Semudah inikah sangsi hukim yang berlaku di negara kita?
Mari kita tarik sejarah tentang para Anggota Dewan Yang Terhormat baik dari Deprov, Dekot, maupun Dekab, yang terjerat Narkoba.
Adakah yang menjalani Proses hukum yang berat?(Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*