Ada Mafia di Samsat Minut

Spread the love

DP: “Ada Apa Dengan Pelayanan Samsat Minut, Sudah 2 Bulan, Plat Nomor Sepeda Motor Saya Belum Ada”

Minut, IdentitasPrime – Kinerja pelayanan Samsat Minahasa Utara di Jalan Sukur-Likupang, kembali menuai pertanyaan konsumen yang kebetulan hendak mengurus kelengkapan kendaraan mereka.

Setelah beberapa waktu lalu Samsat Minut membenahi kinerja mereka terkait dugaan ada permainan dalam kepengurusan berkas dan surat-surt kendaraan, sejak itu pemberitaan miring di kantor itu tidak ada lagi.

Sekian waktu berjalan, tiba-tiba sejumlah awak media mendapati pengeluhan dari Pak DP warga Desa Karegesan Jaga V Kecamatan Kauditan Minut. Pria paruh baya itu merasa kecewa dengan pelayanan yang didapatnya dari Samsat Minut.

“Aneh, kalau sepeda motor baru, saya lihat Plat Nomor-nya cepat sekali di keluarkan, sedangkan motor lama yang mau ganti plat nomor, sangat lambat,” keluhnya.

Senin (7/8), DP menyuruh kerabatnya bernama Wailan Ransun (26), membawa STNK milik orangtuanya, untuk mengambil Plat Nomor Sepeda motor matic Honda Vario DB 6060 FQ di Samsat. “Saya datang mengecek, soalnya sampai sekarang orangtua kami takut mengendarai motor itu. Kendati ada plat nomor, namun itu sudah lewat masa berlakunya,” katanya.

Sayangnya, Wailan harus kecewa, sebab walaupun sudah beberapa waktu berjalan, ternyata sampai hari ini, Plat Nomor yang ditunggu belum juga ada. “Kami sudah berkali – kali menghubungi Samsat, menanyakan tentang Plat Nomor itu, mereka bilang sabar, belum ada. Ada apa sebenarnya, padahal saat mengurus plat nomor baru, setahu kami sudah sejak tanggal 12  Juni 2017. Sekarang sudah tanggal 7 Agustus 2017. Salah satu ASN di Samsat bilang, Plat nomor itu tergantung dari Polda Sulut. Dan sampai sekarang memang belum ada pada mereka,” kata Wailan mengutip penjelasan ASN Samsat Minut tersebut.

Dirinya merasa sangat kecewa dengan perlakuan yang dialami keluarganya. Dan atas kejadian seperti itu, bisa saja ada banyak pemilik mendaraan lainnya yang mendapat perlakuan yang sama.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Dimana hukum timbal balik dari Samsat, kan kami sudah memenuhi KEWAJIBAN kami sebagai warga negara yang wajib pajak, nah sekarang, bagaimana dengan HAK kami yang harus dilakukan oleh pemerintah,” tandas Ransun yang kesehariannya berprofesi sebagai wartawan Media Online IdentitasPrime itu.

Sementara Kapolres minut melalui Kasat Lantas Polres Minut AKP Andrew Kilapong membenarkan kalau prosedur penyedia Plat Nomor memang dari Polda Sulut.

“Penyedia plat nomor itu bagaikan proyek. Kayak kendaraan sepeda motor baru, memang langsung paket dengan plat nomor,”urainya. Sedangkan untuk sepeda motor lama, Polda harus menunggu supali plat nomor dari pusat. Jadi, kami harap para pemilik sepeda motor yang menunggu plat nomornya, untuk bersabar,” imbau perwira muda yang dekat dengan kuli tinta itu.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*