AKUI KESALAHAN PECAT PALIT SECARA SEPIHAK, OWNER TOKO SINAR ABADI MINTA MAAF SAMBIL BERLUTUT DAN MENANGIS

Spread the love
  • 29
    Shares

Kadis Naker Ajak Pekerja Pelajari Undang-Undang No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan

KOTAMOBAGU, IdentitasPrime – Pemilik, atau pimpinan tokoh Sinar Abadi Kotamobagu akhirnya hadir di kantor dinas tenaga kerja Kota Kotamobagu untuk mempertanggungjawabkan tindakan pemecatan sepihak karyawannya, Jumat 19/01 2018 pukul 09.30 wita.
Sesuai pantauan www.identitasprime.com pada panggilan pertama pimpinan toko mangkir, tapi panggilan kedua ia hadir tapi belum ketemu dengan korban yang dipecat.
Nanti pada panggilan ketiga pimpinan Toko Sinar Abadi serta karyawan yang dipecat secara sepihak atas nama Erik Palit, dipertemukan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Kotamobagu, dan langsung memediasi kedua bela pihak untuk dicarikan solusinya agar supaya persoalan ini tidak sampai keranah hukum
Ddipertemuan tersebut, pimpinan Toko Sinar Abadi dan karyawan yang dipecat bisa sepakat untuk berdamai walaupun tidak lagi bekerja sebagai karyawan disitu.
Pimpinan Toko Sinar Abadi ketika dikonfirmasi mengatakan, persoalan itu sudah diselesaikan, dan menurutnya persoalan ini menjadi pelajaran berharga bagi pihaknya.
“Ini jadi pembelajaran bagi kami selaku pimpinan toko, untuk lebih hati – hati serta memiliki etika kepada pekerja agar supaya kedepan tidak terjadi lagi seperti ini, terutama dalam hal menerima dan memberhentikan karyawan,” terangnya.
Sedangkan dilain tempat, Erik Palit karyawan yang diberhentikan sepihak membenarkan bahwa persoalan tersebut sudah selesai. “Pimpinan Tokoh Sinar Abadi sudah minta maaf sampai menangis dan berlutut menyesali sikapnya. Saya sangat terharu dengan pimpinan toko tersebut. Jadi sudah saya maafkan, dan kami sepakat untuk memutus hubungan kerja secara baik-baik,” bebernya.

Sementara Kadis Tenaga Kerja Kota Kotamobagu, Hidayat Mokoginta ketika dikonfirmasi, mengaku sangat bersyukur persoalan ini bisa selesai secara damai.
“Tapi kalau tidak selesai, maka kami terpaksa akan melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi lagi yaitu ke bagian Hubungan Indistrial (HI), di Provinsi Sulawrsi Utara,” tutur Hidayat.

Lanjut dia, makanya sebagai pekerja, semua harus memahami hak-nya Sesuai UU No 13 Tahun 2003. Pemerintah menetapkan dasar kebijakannya dalam bentuk Undang-undang No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
“Saya sangat menyayangkan, hanya sedikit dari pekerja yang memahami hak-hak mereka yang telah diatur dalam Undang-Undang. Makanya pelajari. Sebab dengan memahami Undang – Undang Ketenagakerjaan, maka pihak pengusaha dan pihak pekerja dapat saling menjalankan apa yang telah diamanatkan oleh undang-undang, tanpa ada yang dirugikan,” pungkas Hidayat.(Feki Sajow)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*