Awali Persaudaraan, Group Tali Kasih Alumni SMAKR YPKM 94 Kunjungi Dua Alumni

Spread the love
  • 12
    Shares

Mandey: “Teman-teman yang kami kunjungi termotivasi dan mendapat energi ekstra utk tetap survive menjalani hidup”

MANADO, IdentitasPrime – Kerukunan Tali Kasih Alumni SMAKR YPKM Angkatan 1994, yang digagas untuk menjalin silaturahmi antar teman seangkatan, akhirnya menggelar kunjungan ke rumah-rumah para rekan yang butuh uluran tangan.
“Kerukunan Alumni 94 ini kita bentuk agar dapat meringankan beban teman-teman yang bermasalah kesehatan khususnya,” tutur Stenly Mandey Ketua Kerukunan Tali Kasih Alumni SMAKR YPKM Angkatan 1994.

Kegiatan Tali Kasih kali ini, Sabtu (19/1) berlangsung dari siang hingga sore hari ini dengan mengunjungi teman-teman seangkatan.
“Teman-teman yang kami kunjungi termotivasi dan mendapat energi ekstra utk tetap survive menjalani hidup,” ujar Mandey.
Selain mengucapkan terima kasih, mereka memohon jika ada pertemuan mereka sangat rindu utk bergabung.
“Ini sangat menyentuh sampai ke hati sanubari,” ucap Richard Thomas dan Rino Mumek, dua alumni SMAKR YPKM Angkatan 94 yang sebelumnya bergumul dengan sakit.
Kegiatan ini, lanjut dikatakan Stenly Mandey Ketua Kerukunan Tali Kasih Alumni SMAKR YPKM Angkatan 1994, telah disepakati ada pundi-pundi amal internal yang segera dimasukkan ke rekening atas nama organisasi.
“Dana yang terkumpul bersumber dari partisipasi rekan-rekan seangkatan, maupun kakak/adik tingkat, yang disepakati juga akan diserahkan kepada rekan-rekan yang membutuhkan. Jumlahnya memang tak seberapa, tapi makna yang terkandung didalamnya, kita yakini bersama, begitu berkhasiat bagai obat yang paling mujarab,” ungkap Mandwy dwngan mata berkaca-kaca terharu sembari mwnengajak, agar saling mendoakan antara satu sama lain.
“Mari Kita semua melalui doa memohon kepada TUHAN agar teman-tan kita yang sakit, cepat diberikan kesembuhan oleh-NYA”

Sementara Nancy Mahino yang dipwrcayakan sebagai pengurus administrasi Kerukunan Tali Kasih Alumni SMAKR YPKM Angkatan 1994, mengaku, saat mendengar cerita mereka yang sakit, tim pun termotivasi bahwa sehat itu penting.
“Terutama cerita teman kita Rino Mumek di mana dia harus cuci darah setiap Minggu 2x. Sungguh menggugah hati kami yang hadir siang tadi. Kami semua bahagia ketika Rino bilang kehadiran teman-teman menjadi satu semangat baru buat dia, ternyata masih ada sahabat seperti Torang (tali kasih) yg peduli padanya, dan dia titip salam buat teman-teman di grup, Semoga Tuhan Yesus memberkati,” beber Mahino.
Lain halnya Andreeta, anggota Tali Kasih yang ikut bersama dalam kunjungan itu. Dia mengaku sangat senang masih diijinkan Tuhan berkunjung dan mendoakan teman-teman yang sedang dalam proses penyembuhan.

“Mereka memberikan motifasi buat kita untuk menghargai dan menjaga tubuh kita tetap sehat. Terima kasih buat Richard Thomas dan Rino Mumek yang mau berbagi cerita tentang saat-saat dimana mereka harus berjuang melawan rasa sakit dengan terus mengandalkan Kuasa Tuhan.
Terima kasih juga buat teman-teman yang sudah berbagi, Kiranya Program Tali Kasih ini akan terus berjalan dengan baik. Ibarat tali yang pendek, kita ikat dengan tali yang lainnya, sehingga tali itu bisa semakin panjang. Bagi teman-teman Alumni SMAKR YPKM 94 yang berada diluar Sulawesi Utara, mari torang satukan hati di group yang sudah kita bentuk bersama,” tandas Andreeta.(Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*