Bahkan, Donald Trump Yang Anti Muslim-pun Kecam Pelaku Penembakan di Masjid Selandia Baru

Spread the love
  • 6
    Shares

Ir. Joko Widodo: “Kita Sangat Mengecam Keras Aksi Ini” 

INTERNASIONAL, IdentitasPrime – Tragedi Kote Christchurch Selandia Baru Jumat 15 Maret 2019, beberapa orang bersenjata menyerbu dua masjid yang ada di sana telah membantai sekitar 49 jemaah yang sedang lakukan Salat Jumat sehingga meninggal dunia. Selain itu, ada 48 lainnya luka-luka akibat serangan tak berperi kemanusiaan tersebut.

Jacinda Ardern, Perdana Menteri Selandia Baru menyebut bahwa serangan teroris di Christchurch sebagai ‘hari paling kelam’ dalam sejarah Selandia Baru. “MEREKA para pelaku memiliki pandangan ekstremis yang tak punya tempat di Selandia Baru, juga di belahan Bumi lainnya,”ucap Ardern.

Terinformasi, ada 41 orang meninggal dunia di Masjid Noor di Deans Avenue, menurut Komisaris Polisi Selandia Baru, Mike Bush, sedangkan tujuh (7) orang meninggal di Masjid Linwood di Linwood Avenue. 1 (satu) korban lain meninggal dunia akibat luka-luka di rumah sakit,” jadi total yang meninggal ada 49 orang,” tegasnya.

Lanjut dikatakan Bush, pihaknya terus melakukan pengembangan. Untuk saat ini, ada empat orang telah ditahan, tiga pria dan satu wanita. “Seorang pria berusia akhir 20-an telah didakwa dalam kasus pembunuhan dan akan dihadapkan di Pengadilan Christchurch,” urainya.

Pasca tragedi penembakan di masjid di Selandia Baru, simpati dan belasungkawa pada para korban datang dari berbagai penjuru dunia.

Manusia sekeras Donald Trump, Presiden Amerika Serikat yang dikenal dengan pernyataannya soal larangan muslim ke AS, turut mengecam aksi para penembakan brutal itu.

Ini cuitan donald trump terkait penembakan di dua masjid di selandia baru | foto : @realDonaldTrump
“Simpati yang paling hangat dan harapan terbaik saya sampaikan kepada warga Selandia Baru pasca-pembantaian di sejumlah masjid. Sebanyak 49 orang tak berdosa meninggal dunia, sementara lainnya luka parah. AS siap untuk Selandia Baru, untuk apa pun yang bisa kita lakukan. Tuhan memberkati semua!,” kata Trump lewat akun Twitternya.

Seperti dilansir dati CNN News, Jumat (15/3/2019). Dalam pernyataan terpisah, Gedung Putih juga mengecam penembakan sadis tersebut.

Wajah terduga pelaku pembantaian jemaah New Zeland

Mutlak Yerusalem Barat Ibu Kota Israel
Penasihat keamanan nasional AS John Bolton mengatakan, pihaknya sangat prihatin dan mengikuti secara lekat situasi terkini di Selandia Baru. “Kami jelas merasa sangat terganggu dengan apa yang tampaknya adalah serangan teror, sebuah kejahatan rasial di Selandia Baru ini…,” kata dia.

Namun Ivanka Trump berbeda dengan ayahnya. Puteri tercinta Presidwn Donald Trump, menyampaikan Duka untuk Umat Muslim dan simpatinya untuk para korban.
“49 orang tak berdosa dibantai di dalam rumah ibadah mereka, dalam serangan teror di Masjid Christchurch. Kami bersama Selandia Baru dan komunitas Muslim di seluruh dunia, mengecam kejahatan itu. Kami juga berdoa untuk keluarga korban dan ikut berduka bersama mereka,” tuturnya.

Peristiwa pembantaian ke 49 Orang jemaah Masjid Al Noor New Zealand, juga tak lepas dari perhatian Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo. “Kita Sangat Mengecam Keras Aksi Ini,” tukas Jokowi. (Maxci)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*