Banyak Lalat, KFC Airmadidi Diduga Tidak Higienis

Spread the love
  • 366
    Shares

MINUT, IdentitasPrime – Memasuki akhir tahun 2017, serta pesta Natal dan Tahun Baru 2018, masyarakat pada umumnya disibukkan oleh berbagai persiapan menyambut salah satu hari sakral bagi Umat Nasrani.

Dalam kesibukkannya, masyarakat pada umumnya memilih belanja makanan siap saji saja dibanding beli bahan mentah kemudian di masak.

“Lebih praktis beli yang sudah jadi saja, biar tinggal makan, kan sekarang sudah banyak rumah makan dan restoran siap saji. Disini saja sudah ada KFC, jadi praktis dong,” kata Ibu Masitha Suud warga Kecamatan Airmadidi kepada media ini.

Di moment sibuk, ingin menghibur isteri dan anak-anaknya, Sabtu (16/12), sekira pukul 11:00 witta, Norrris Tirayoh warga Kelurahan Airmadidi Atas Kecamatan Airmadidi pun ambil bagian menjadi salah satu keluarga pengunjung Kentucky Fried Chiken (KFC) Airmadidi di samping SPBU Airmadidi yang baru saja beberapa hari di lounching itu.

Sesuai didikan orangtuanya, sebelum makan, Mario salah satu putera dari Norris Tirayoh, berdoa. Saat hendak menyantap, tiba-tiba Mario, berkata “Pa, papa bilang KFC bersih, kyapa ini ba lalar dang (yah, kata ayah KFC ini bersih, kenapa ada lalat),” tanya bocah polos yang duduk di bangku SD itu.

Norris dan isteri cukup terkesima, mendapati gelas, sedotan dan paket ayam duo milik masing-masing, terancam akan dihinggapi lalat.
Dan, hewan menjijikkan yang paling dibenci manusia itu mulai hinggap di meja, gelas dan sedotan plastik Pepsi, bahkan terbang kian kemari menciptakan ketidak nyamanan beberapa pengunjung KFC baru itu.

“Ini harus disikapi serius oleh pihak KFC Airmadidi, sebab semua orang tahu kalau lalat itu membawa berbagai penyakit,” seru Norris Tirayoh.

Ia tak bisa membiarkan hal ini mengingat dirinya punya anak balita. “Saya harus mengkritisi hal ini agar KFC Airmadidi lebih cermat dan higienis agar tidak ada dampak kesehatan bagi para pengunjung, terutama anak-anak,” tandasnya.

Sementara ditempat yang sama, Tenny Rumbayan Tonaas Adat Minahasa Utara yang kebetulan berada ditempat itu pula, membenarkan fenomena itu.

“Pihak KFC sebaiknya menyikapi serius hal ini, jangan sampai berbagai isu merebak. Disamping itu, lalat adalah serangga paling jorok dan hinggap di tempat-tempat busuk. Jadi, sebagai konsumen, saya harap kedepan nanti tak ada lagi kejadian seperti ini,” pingkas pria asal Kema Satu itu.

Sementara itu dilain pihak, KFC Airmadidi belum dapat dikonfirmasi akan hal itu.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*