Beranikah AKP Hani Lukas Ungkap Dugaan Korupsi Di Pemkab Bolmong ?

Spread the love

 

Bolmong – Identitasprime – Dugaan korupai yang terjadi di p3mkab bolmong induk ramai di dunia maya bahkan sejumlah elemen masyarakat kerap memperbincangkan dugaan korupsi yang gila gilaan di pemkab bolmong seakan negeri ini taka ada lagi aparat penegak hukum.

Hal ini dapat di buktikan Dari hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) banyak menemukan adanya ketidak patuhan, kecurangan  dan ketidak patuhan terhadap  peraturan perundang undangan pada pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow.

Hal tersebut tersebut berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan tahun 2015 semester 1 bahwa Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow tahun 2014, yang memuat Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dengan Nomor 05.A/LHP/XIX.MND/5/2015, dan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Sistem Pengendalian intern Nomor 5.B/LHP/XIX/MND/5/2015, tanggal 27     Mei 2015.

Beberapa temuan BPK diantaranya,

-Realisasi  belanja perjalanan dinas kegiatan pameran investasi  pada Badan Perencanaan Pembangunan Penanaman Modal dan Statistik Daerah diduga memboroskan keuangan daerah.

-Pertanggung jawaban belanja pada Dinas Pendidikan tidak sesuai dengan ketentuan.

-Pertanggung jawaban atas realisasi  belanja barang dan jasa pada kegiatan reses, terindikasi tidak sesuai dengan nilai realisasi pembayaran sebenarnya. dan diduga masih banyak lagi.  Dikutip dari tabloid Tipikorinvestigasi.

Belum selesai temuan tersebut, beredar kabar dugaan penyelewengan anggaran humas sebesar 7,3 Miliar plus anggaran survey 200 juta tahun 2016 serta dugaan kasus Pasar Tanoyan.

Sementara itu dari Informasi didapat awak media malam ini, Senin (6/3/2017)  bahwa ada dugaan terjadi penyelewengan  pakaian olahraga, rumah dinas Bupati, dana operasional UPTD air minum berupa pemasangan jaringan/instalasi baru serta dana penyulingan.

 

Atas dugaan ini, aktifis  Abdul M Nasir Ganggai, S.Pd meminta Kasat reskrim yang baru Kompol Hani Lukas, SE  berani untuk mengusut dugaan penyimpangan dana pada Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow yang dinilai merugikan daerah ini.

Para pelaku harus di hukum karena telah menggunakan uang rakyat demi kepentingan pribadinya dan memperkaya diri sendiri. Seyiogianya Aparat penegak hukum dalam hal ini kasat reskrim polres bolmong dapat dengan segera menyelidiki dugaan korupsi di kabupaten bolmong ini sebab telah sangat meresahkan masyarakat. Masyarakat menggantungkan harapan kepada Kasat reskrim baru ini  bisa dengan tegas dalam membasmi korupsi di tanah totabuan ini. ( Hljp)

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*