BERHASIL DI EVAKUASI DARI DALAM SUMUR OLEH POLISI, WARGA DAN DAMKAR, NAMUN NYAWA BALITA ASAL SANGIHE, TAK TERTOLONG

Spread the love
  • 15
    Shares

MINUT, IdentitasPrime – Kelalaian orangtua berdampak pada anak, kembali terjadi menimpa EM alias Evan (2) tahun, balita asal Kabupaten Sangihe yang tercebur kedalam sumur (perigi) Rabu (4/7/2018).

Begini ceritanya, saat sedang asyik bermain, bocah malang Evan berlari dari arah ruang tamu ke dapur tempat neneknya PB alias Lina (47) sedang bekerja.
Sayangnya, tanpa disadari oleh neneknya, bocah Evan menginjak sebuah penutup sumur yang terbuat dari tripleks yang tak kuat menahan beban berat balita malang itu.
Akibatnya, Evan langsung tercebur ke dalam sumur sedalam sepuluh meter.Melihat hal tersebut, nenek korban langsung berteriak minta tolong, dan salah seorang kerabat korban yang berada bersama nenek korban kemudian keluar rumah serta berusaha mencari pertolongan.

Warga yang datang kemudian berusaha memberikan pertolongan.Namun karena kondisi sumur yang sempit, gelap dan pengap, membuat para warga kesulitan mengevakuasi korban.Akibat keterbatasan sarana, warga kemudian menghubungi Polsek Airmadidi dan Dinas Pemadam Kebakaran Minut.
Mendapat laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Watutumou III Bripka Andi Dale dan personil Polsek Airmadidi yang dipimpin oleh Wakapolsek Iptu Sentek Tampubolon segera mendatangi lokasi kejadian, korban akhirnya dapat dievakuasi dari dalam sumur.

Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Walanda Maramis untuk divisum.Selanjutnya atas keterangan dari dokter, balita tersebut dinyatakan telah meninggal dunia.

Kapolsek Airmadidi melalui Bhabinkamtibmas Bripka Andi Dale kemudian memberikan himbauan kepada warga sekitar rumah, agar lebih meningkatkan pengawasan kepada para Balita.
“Ini jadi satu contoh bagi kita semua. Setiap sumur milik warga sebaiknya dilengkapi dengan penutup yang layak dan kokoh, sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi,” ajak Dale.(7o)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*