Bupati VAP Dan Forkopimda Gelar Apel Siaga Relawan dan Bersih-Bersih Sungai

Spread the love

MINUT, IdentitasPrime – Bupati Minahasa Utara (minut) Vonnie Anneke Panambunan (VAP) membuka apel dan bersih-bersih sungai di desa Sarawet KecaMATAN lIKUPANG Timur didampingi Sekertaris Daerah (Sekda) Ir. Jemmy Kuhu, MA, Sabtu (4/11), yang digalang oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan apel siaga relawan dan bersih-bersih sungai, berupa gerakan Nasional Pengurangan Resiko Bencana melalui sekolah sungai.
Dalam sambutan Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan (VAP) mengatakan, pencegahan atau penanggulangan bencana sesuai amanat Undang-undang Nomor 24 tahun 2007, menjadi suatu agenda pembangunan yang melibatkan seluruh elemen, baik pemerintah, dunia usaha dan juga masyarakat.

“Saya merasa bangga sekali kepada BNPB banyak perhatian pada Minut didalam pencegahan bencana yang ada di Minut. saya menggucap terima kasih kepada Ibu Prasinta Dewi yang sudah membuang waktu untuk datang di Desa Sarawet ini, dan memberikan satu arahan kepada masyarakat untuk bersama-sama membantu gotong royong mengurangi bencana yang ada di tempat ini, “ujar VAP.

Panambunan juga menghimbau kepada masyarakat, karena data bencana dari tahun 2002-2016 jumlah kejadian bencana dari tahun ke tahun terus meningkat dan hampir 90% merupakan bencana hidro-meteoroligis (terkait air dan cuaca) seperti banjir, kekeringan, kebakaran hutan, longsor, dan gelombang pasang.

“Saya harapkan kepada masyarakat Minut sadar akan Lingkungan jangan membakar rumput yang bisa mengakibatkan kebakaran hutan, dan juga kita harus melihat banjir waktu di Manado pada beberapa tahun lalu yang mengakibatkan kerugian materi. Marilah kita jaga lingkungan atau sungai di sekitar kita dan jangan membuang sampah di sungai,” tukas bupati.

Sementara itu, Kepala BNPB RI yang diwakili oleh Direktur Logistik Prasinta Dewi M.AP menjelaskan bahwa BNPB mengatasi pengurangan bencanan ini dengan konsep ekosistim base. Ekosistim base ini adalah suatu progam dimana berdasarkan ekosistim dan penyerapan air. Kita tahu bahwa salah satu ancaman daerah MInut adalah banjir.

“Pemerintah tidak bisa sendirian untuk pengurangan resiko bencana. Kita harapkan masyarakat dan dunia usaha untuk terlibat dalam pengurangan resiko bencana. Caranya adalah kita melalui sekolah sungai dan sekolah laut dan laut, kami sudah melatih kader untuk sebagai pengerak atau champion di daerahnya. Dimana nanti mengajak masyarakat untuk menjaga sungai, minimal mengurangi resiko banjir, “ujar Dewi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan, Sekda Minut Ir. Jemmy Kuhu, Asisten I Rivino Dondokambey, Asisten II Allan Mingkid, Anggota DPRD Minut Sarhan Antili, SKPD, Kapolres Minut AKBP Alfarits Pattiwael, Kepala BNPB Rosman Dandels, Kapolsek Likupang, Danramil Likupang, Camat Likupang Timur, Kumtua Sarawet dan Kumtua Batu.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*