Cuaca Buruk, VAP-JO Imbau Nelayan Jangan Ambil Resiko Saat Melaut

Spread the love

Minut, IdentitasPrime – Memasuki pertengahan tahun, tepatnya bulan Agustus, cuaca mulai berubah ekstrim. Beberapa waktu lalu di perairan wilayah Kota Bitung, ada beberapa nelayan hilang tak ditemukan, terseret arus laut yang oleh masyarakat nelayan disebut “Angin Selatan”.

Seperti diketahui bersama, wilayah perairan Kota Bitung, berbatasan dengan perairan Kabupaten Minahasa Utara. Sebut saja Kecamatan Kema, Likupang Timur, Likupang Barat dan Kecamayan Wori.

“Betul, kejadian waktu itu memang berada di batas wilayah perairan Bitung dan Minut. Angin Selatan memang mulai melanda sebagian besar wilayah perairan di Indonesia Timur,” ujar Marthen Winowatan nelayan asal Desa Rinondoran Kecamatan Likupang Timur Selasa (9/8) kepada wartawan media ini.

Menyikapi hal itu, Bupati Minahasa Utara Vonnie Aneke Panambunan dan Wakil Bupati Joppi Lengkong melalui Kabag Humas Protokoler Minut, Stivy Warupongoh S.STP, menghimbau agar para nelayan di Minut waspada.

“Cuaca adalah kodrat alam yang kita semua tidak tahu seberapa buruknya reaksi alam terhadap angin yang berdampak pada laut di wilayah kita, jadi sebaiknya waspadalah,” ajaknya.
Mencari nafkah sebagai nelayan, lanjut Watupongoh, memang profesi yang harus ditekuni. Tapi pakailah perhitungn dan analisa, agar tidak menderita kerugian baik materil maupun inmateril bahkan fisik.

“Sebelum kita melaut, lihat dulu keadaan cuaca, apakah berisiko atau tidak. Ingat anak dan isteri dirumah, jangan nekad, akhirnya berujung maut,” ujar mantan Canat Likupang Timur itu.

Bukan hanya para nelayan saja, timpal Stivy Watupongoh, tapi para petani. “Angin sewaktu-waktu mensadak berubah kencang, saudara-saudara petani yang lahannya berada di daerah banyak pohon-pohon besar dan pohon Kelapa, jangan lengah saat bekerja atau beristirahat. Jangan sampai kena timpahan pohon atau buah kelapa, resikonya sangat besar dan merugikan kita nanti,” pungkas Watupongoh.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*