Cuaca Ekstrim, Kurangnya Kebersihan, dr Rina Sebut Kecamatan Kauditan Rawan DBD

Spread the love

Rina: “Ada 20 kasus DBD tapi bukan Kejadian Luar Biasa (KLB) yang menyerang warga yang kebanyakan terjadi di wilayah Kauditan”

MINUT, IdentitasPrime — Musim penghujan yang mengguyur Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menjadi kekhawatiran tersendiri Dinas Kesehatan (Dinkes) Minut. Pasalnya, hujan yang turun menjadi ancaman bagi masyarakat khususnya Demam Berdarah Dengue (DBD).

Hal ini dikatakan Kepala Dinkes Minut dr Rina, dimana musim penghujan yang turun menjadi kesempatan bagi nyamuk untuk lebih rajin berkembang biak.
Ini dikarenakan nyamuk lebih memilih berkembang biak di air yang tergenang bersih daripada air kotor yang tergenang di jalan.

“Akibat kurangnya perhatian terhadap kebersihan lingkungan, masuk data ke kita dari Januari hingga Sabtu 10 Februari 2018, ada 20 kasus DBD tapi bukan Kejadian Luar Biasa (KLB) yang menyerang warga yang kebanyakan terjadi di wilayah Kauditan,” beber dr Rina, Senin 12 Februari 2018.

Untuk itu, dr Rina meminta warga untuk tetap memperhatikan lingkungan sekitar terlebih saat musim penghujan. Segera melakukan penimbunan terhadap barang-barang yang bisa menampung air, melakukan pengurasan bak mandi, karena nyamuk jenis Aedes lebih aktif mengigit di pagi sampai siang hari.

“Kita sudah menyurat ke seluruh Puskesmas untuk membantu masyarakat memberantas nyamuk, termasuk segera melakukan tindakan cepat jika ada warga yang terkena demam berdarah. Untuk warga, silahkan datang ke Puskesmas terdekat untuk mendapat abate secara cuma-cuma,” tutup dr Rina.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*