Dalam Rekonstruksi, terungkap Ada 22 Adegan Sehingga Kopda Lucky Prasetyo Tewas

Spread the love

SULUT, IdentirasPrime – Sesuai janji pertaruhkan nyawa dan jabatannya, Kapolda Sulut pun membuktikan keseriusannya menangani kasus pembunuhan Kopda Lucky Prasetyo beberapa waktu lalu.

Polda Sulut melalui Polresta Manado pun masuk ke tahap rekonstruksi kasus tewasnya Anggota TNI, Kopda Lucky Prasetyo (36), di parkiran klub malam Altitude di kawasan Megamas, Sabtu (29/06) dinihari silam.

Kapolresta Manado, Kombespol Benny Bawensel SIK melalui Kasat Reskrim AKP Tommy Aruan SH SIK MH mengatakan, kasus ini sudah direkonstruksi penyidik, Senin (01/07), yang turut dihadiri pihak Kejaksaan maupun Penasehat Hukum yang ditunjuk untuk mendapingi para tersangka.
“Dalam rekosntruksi kemarin, kami menghadirkan empat saksi yang melihat peristiwa terjadinya perbuatan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” beber Aruan.
Penyidik juga, lanjut mantan Kapolsek Sario ini menghadirkan ketiga tersangka yang memperagakan bagaimana mereka menganiaya korban.
“Dalam rekon menggambarkan semua perbuatan perbuatan para tersangka yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Dan dari rekonstruksi itu juga, dapat tergambar dengan jelas, apa peran dan bagaimana perbuatan itu dilakukan oleh ketiga tersangka,” urai Aruan.

Ketiga tersangka pelaku yakni HR (32), AB (35) dan AS (34), lanjut Kasat, memperagakan rekonstruksi sebanyak 22 adegan. Dimana, pada adegan ke 13 awal mula para pelaku menganiaya korban, hingga mengakibatkan meninggal dunia.
“Untuk hasil otopsi korban, kami tidak bisa mengungkapkannya di depan publik karena itu ranahnya penyidikan. Nanti itu akan menjadi konsumsi pada saat persidangan nanti. Dan untuk satu orang lainnya yang kita amankan yakni lelaki berinisial A, setelah dilakukan pemeriksaan, kita belum bisa menjadikannya sebagai tersangka, karena perbuatannya belum kita temukan unsur yang cukup kalau dia terlibat melakukan kekerasan terhadap korban ” pungkas Aruan sembari menambahkan, sampai saat ini satu dari 4 orang itu masih berstatus sebagai saksi. “Untuk pasal yang akan dikenakkan kepada tiga tersangka yakni pasal 338 KUHP,” tandas Kasat Reskrim AKP Tommy Aruan SH SIK MH. (Meikel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*