Dandim 1310/Bitung Turun Langsung Pantau Bencana Jembatan Ambruk di Tol Tumalungtung

Spread the love

Kapolres Minut Rilis Daftar Nama Korban

MINUT, IdentitasPrime – Upaya mengevakuasi korban longsor dalam kejadian ambruknya jembatan penghubung (Overpass) Jalan Tol Manado-Bitung, sudah mencapai 11 jam bila kita hitung sejak musibah terjadi, Selasa (17/4/2018) siang, sekitar pukul 14.00 Wita.

Inilah para korban yang tertimbun tersebut; Sugeng Pranoto (36) asal Blitar, telah dievakuasi pada pukul 22.28 Wita. Hanya saja, sayangnya korban sudah meninggal dunia.

Selanjutnya Moktar asal Kabupaten Blitar Provinsi Jawa Timur berhasil dievakuasi sekitar pukul 16.00 Wita, dalam keadaan selamat tak kurang apa-apa.
Sedangkan untuk korban ketiga bernama Dedi Ruhyadi (53) asal Kota Bandung Provinsi Jawa Barat masih terus dilakukan oleh tim gabungan:
– Badan Pencarian dan Pertolongan Manado,
– Tim SAR Satuan Brimob Polda Sulut,
– Polres Minut dan Kodim 1310 Bitung,
– Para relawan masyarakat setempat.

Terpantau oleh media ini, Dandim 1310 Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat dan Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH juga terlihat masih berada di lokasi pencarian korban, sampai berita ini terbit.

Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael menuturkan yang mana total jumlah korban adalah 17 orang.
“15 korban mengalami luka, langsung dirawat di SR Walanda Maramis, 1 korban lagi meninggal dunia dan 1 korban lainnya masih tertimbun material longsor,” jelasnya.

Inilah daftar nama ke-17 korban tersebut:
1. Agung Sudrajat,
2. Catur Nugroho,
3. Jainudin
4. Moktar Tarigin,
2. Simon Monsi,
3. Melki Sede,
4. Dede Supriadi,
5. Moktar,
6. Deden Sofian,
7. Agus Udioto,
8. Aris Sudianto
9. Iyan Sofyan,
10. Agus Hermawan,
11. Agus Sofyan,
12. Aziz Supratman,
13. Sugeng Pranoto (wafat)

14. Dedi Ruhyadi (wafat).

“Polres Minut melakukan koordinasi dengan Basarnas dan team SAR dari Satuan Brimob Polda Sulut untuk melakukan evakuasi serta melakukan koordinasi dengan PT Wijaya Karya terkait peristiwa tersebut. Penyebab kejadian masih di lakukan penyelidikan dari Satuan Intelkam Polres Minut di back-up Tim Polda Sulut,” pungkas Kapolres.
Sementara, Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Kusnandar Hidayat mengatakan, pihaknya wajub turun lapangan karena faktor kemanusiaan dan juga tugas forkopimda dalam menanggapi kal-hal seperti salah satunya bencana.
“Kodim 1310/Bitung wajib turun kelapangan, juga untuk membantu mengevakuasi korban bersama Basarnas, Polres Minut dan karyawan PT WIKA,” tutup Dandim.(Novaluber/Allen)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*