Dandim 1310/Bitung, Walikota, dan Forkopimda Sambut Kunker Pimpinan BAP DPD RI Bersama Anggota DPD RI

Spread the love
  • 25
    Shares

Lomban Klaim, Kemerosotan Sektor Perikanan Sangat Merugikan Masyarakat Kota Bitung

BITUNG, IdentitasPrime – Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat, S.Sos. berserta unsur Forkopimda kota Bitung menerima kunjungan kerja pimpinan BAP DPD RI bersama anggota DPD RI di Kota Bitung, sekaligus Tatap Muka dengan Pemerintah Kota Bitung di Lantai III Ruangan Walikota Bitung, Jl. Sam Ratulangi, Kelurwhan Bitung Barat Satu, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, dalam rangka menyelesaikan serta mencari solusi pembebasan lahan jalan tol Bitung – Manado, (21/3/2019).

Adapun Tim BAP DPD RI yang ikut dalam kunjungan kerja tersebut, antara lain:
– Wakil Ketua II BAP DPD RI Mamberob Y. Rumakiek, S.Si, M.Kesos,
– Ir. Hj Iskandar Baharuddin Mofa (Anggota),
– Dr. Badikenita BR. Sitepu, S.E, M.Si. (Anggota),
– Pdt. Charles Simaremare, S.Th, M.Si. (Anggota),
– Hj. Abubakar Jamalia (Anggota)
– H. Abdurahman Abubakar Bahmid, Lc. (Anggota).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Walikota Bitung (Maximiliaan Jonas Lomba, SE, M.Si), Dandim 1310/Bitung (Letkol Inf Kusnandar Hidayat, S.Sos), Dansecaba Rindam XIII/Mdk diwakili oleh Letda Inf Sainal Mustafa (Danton Kisis Secata Rindam XIII/Mdk), Dansecata Rindam XIII/Mdk diwakili oleh Letda Inf Nasir, Danyon Marhanlan Bitung diwakili oleh Kapten Mar Rudi, Kapolres Bitung diwakili oleh Kompol Demitrius Lariwu (Kabag Ren Polres Bitung), Dir Pol Air Polda Sulut diwakili oleh AKP Emil H M (Sub Bin Dir Ops Pol Air Polda Sulut), Asisten 1 Kota Bitung (Drs. Oktavianus Tumundo), Kakanwil Prov. Sulut (Fredy Kolintama, ST, M.Si), Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Sulut (Jurist Precisely Sitepu, SH), Ketua Panitia Pembuat Komitmen Kota Bitung (Stenli Artur Massie, ST), Anggota Komisi A Kota Bitung (Alexander V. Wenas), Anggota Komisi C Kota Bitung (Syam Panai), Unsur Forkopimda Kota Bitung, Para Camat serta tamu dan undangan.

Usai acara perkenalan, Pimpinan BAP DPD RI, Wakil Ketua II Mamberob Y. Rumakiek, S.Si., M.Kesos menyampaikan sambutannya bahwa, Badan Akuntabilitas Publik merespon permasalahan yang ada diseluruh Indonesia, baik permasalahan ganti rugi maupun pengusuran.
“Hari ini kami datang atas undangan Pak Walikota Bitung dalam rangka menyelesaikan persoalan tersebut yang terjadi lewat pembebasan tanah jalan tol Manado – Bitung,”ujar Rumakiek,

Adapun aduan masyarakat yang saat ini sudah sampai ke DPR RI, untuk itu pihaknya datang serta duduk bersama untuk mencari solusi atau jalan keluar dari permasalahan tersebut.
“Kami berterima kasih juga atas sambutan baik Pemerintah Kota Bitung berserta jajarannya serta kerjasama yang baik,” timpal Rumakiek.

Walikota Bitung mengataksn, Pemkot Bitung menyambut baik kedatangan Pimpinan BAP DPD RI bersama anggota dalam rangka menyelesaikan permasalahan pada saat ini yang sedang di hadapi.
“Ada beberapa persoalan yang terjadi di Kota Bitung dan persoalan ini sudah lama bahkan termasuk juga permasalahan perikanan,” aku Lomban.

Melalui sektor perikanan dikatakan Lomban, Kota Bitung sangat berharap serta perlu diketahui bahwa dirinya salah satu Walikota yang berseberangan dengan Menteri Susi Pujiastuti terkait peraturan terhadap perikanan, sehingga terjadilah pengangguran dan banyak perusahan yang tutup akibat kebijakan tersebut.
“Semuanya berimbas kepada kesejahteraan masyarakat Kota Bitung.Permasalahan terhadap perikanan Kota Bitung sudah saya langsung laporkan kepada Bapak Presiden serta menjelaskan semua permasalahan yang terjadi akibat dari beberapa kebijakan Menteri tersebut,” ungkap Walikota Bitung.

Sedangkan masalah pembebasan lahan yang digunakan untuk Jalan Tol Manado-Bitung. Pembebasan tanah jalan tol yang terjadi di Bitung sangat berbeda dengan yang ada di kota lain, dengan alasan tanah yang dekat kota kurang subur. Akan tetapi permasalahan tersebut diharapkan pemilik tanah jika tidak puas dari hasil aprasial agar dapat mengadu lewat pengadilan. “Sampai saat ini masih ada lahan yang belum terselesaikan diakibatkan ketidakpuasan dari hasil aprasial dan berdampak pada ketidakadilan,” beber Lomban.

Lanjut Lomban, pemerintah Kota Bitung akan memaparkan lewat Kakanwil untuk menjelaskan permasalahan tersebut dan akan mencari solusi terbaik agar sama-sama dapat mengerti. “Persoalan yang terjadi tidak luput juga dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan memprovokasi yang lain sehingga persoalan tidak selesai,” tandas Walikota.

Pemaparan Pembebasan Jalan Tol Manado – Bitung oleh Kakanwil BPN Prov. Sulut Fredy Kolintama, ST. M.Si dilanjutkan dengan tanya jawab terkait pembebasan lahan Jalan Tol Manado – Bitung; Pembayaran Ganti Kerugian lahan maupun harta benda (lahan, rumah, bangunan, tanaman dll); Ketidakpuasan dari hasil aprasial terhadap pemilik lahan; Ganti kerugian antara Kota Bitung dengan Kab. Minahasa Utara tidak merata ataupun di Kota lain; Hasil aprasial tidak sesuai dengan apa yang dimiliki oleh pemilik lahan, rumah, bangunan, dll (sesuai harga); Pergantian terhadap kerugian pelepasan hak dari pemilik lahan akan diberikan premium; Kehilangan pekerjaan atau kehilangan bisnis termasuk alih profesi; Kerugian emosional (Solatium), Kompensasi masa tunggu (bunga), kerugian sisah tanah, kerusakan fisik lainnya dan Penilaian dari aprasial diantaranya berupa:
– Zona A : Tanah pekarangan pinggir jalan raya.
– Zona B : Tanah pekarangan pinggir jalan lingkungan.
– Zona C : Tanah pekarangan tanpa akses jalan.
– Zona D : Tanah kebun pinggir jalan.
– Zona E : Tanah kebun pinggir jalan lingkungan.
– Zona F : Tanah kebun tanpa akses jalan.

Posted 13 hours ago by Kodim 1310 Bitung

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*