Dandim 1310 Sebut Hutan Lindung Adalah Benteng Pertahanan dan Paru-paru Dunia

Spread the love

Nandar: “Makanya jangan sampai hutan lindung ini dirombak atau di alihfungsikan, tanpa melalui kajian-kajian mendalam agar keseimbangan alam tetap terjaga”

MINUT, IdentitasPrime – Sebagai palang pintu Pertahanan Keamanan (Hankam), Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Kusnandar Hidayat S.Sos menghimbau kepada para pelaku usaha dan perusahaan pertambangan agar jangan merubah letak geografi alam seperti hutan lindung.
“Hutan lindung ini manfaatnya banyak, bukan hanya untuk kepentingan bisnis saja, namun juga untuk cadangan air, paru-paru dunia, serta sebagai tempat mengevakuasi warga jika ada bencana alam misaknya,” tutur perwira menengah yang dekat dengan wartawan itu, Kamis 13 Juni 2019.

Lanjut Dandim, hutan lindung juga harus dijaga karena merupakan area pertahanan nasional jika terjadi darurat perang.
“Makanya jangan sampai hutan lindung ini dirombak atau dialihfungsikan, tanpa melalui kajian-kajian mendalam agar keseimbangan alam tetap terjaga. Negara kita tetap memakai siistem perang Gerelya, makanya hutan adalah benteng pertahanan terakhir, ” ujarnya.

Garis dan titik koordinat keberadaan hutan lindung dan isinya selalu diawasi oleh pihak TNI dan akan dilaporkan ke pusat setiap tahunnya.
“Untuk mengawasi inilah tugas dari Bhabinsa sesuai wilayah binaannya.
“Namun meski demikian, keberadaan dan kelangsungan hutan lindung juga tidak hanya menjadi perhatian dari TNI, namun juga pemerintah daerah dan masyarakat sekitar. Untuk itu, peran serta pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan. Pengawasan hutan lindung memang kewajiban pemerintah. Namun masyarakat juga harus turut membantu menjaganya,” tandas Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf Kusnandar Hidayat S.Sos .(Meikel)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*