Di Acara Pembukaan “Dianmas”, Kapolres Minut Kuliahi 12 Mahasiswa STIK-PTIK di Kantor Bappelitbang Minut

Spread the love

MINUT, IdentitasPrime – 12 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian dan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK-PTIK) Angkatan 73/WAP akan melakukan pengabdian masyarakat (dianmas) di wilayah hukum Polres Minahasa Utara.

Rombongan didampingi Perwira pendamping Kombes Pol Hariadi SH SIK MH yang diterima oleh Asisten 1 Rivino Dondokambey, Assisten 2 Allan Mingkid dan Kapolres Minut AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH bersama jajarannya di ruang rapat Kantor Bapelitbang Minut pada Senin, 05 Pebruari 2018, melalui Acara pembukaan Pengabdian Masyarakat (Dianmas) Mahasiswa STIK-PTIK angkatan 73/WAP di Kabupaten Minut, Senin (5/2/18).

Adapun tujuan mahasiswa ini datang ke Minut untuk mempelajari soal mengatasi masalah kemacetan di jalan Manado-Bitung serta ruas jalan Maumbi-Airmadidi dan beberapa permasalahan kamtibmas lainnya. Sesuai agenda, para mahasiswa ini akan belajar di Minut hingga Jumat (9/2-2018)  mendatang.

Perwira Pendamping Mahasiswa STIK-PTIK angkatan 73/WAP, Kombes Pol Hariadi SH SIK MH dalam sambutannya mengatakan jika kegiatan ini mengacu pada Keputusan Perdana Menteri Nomor 47/PM/II/50 tanggal 1 September 1950 dimana Akademi Polisi berubah menjadi Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian serta berdasarkan Surat Keputusan Kepala Polisi Republik Indonesia Nomor Pol SKEP/2002/XII/1994 tentang Statuta PTIK.

“Mereka para mahasiswa ini datang untuk belajar di Minut. Sebab kita ketahui pembangunan di Indonesia Timur menjadi prioritas bapak Presiden dimana infrastruktur jalan menjadi skala prioritas,” ungkapnya.

Kapolres Minahasa Utara AKBP Alfaris Pattiwael SIK MH dalam sambutannya mengucapkan, “Selamat datang kepada para mahasiswa STIK – PTIK di kabupaten Minut, selamat melaksanakan pengabdian masyarakat,” katanya.

Pattiwael menjelaskan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Minahasa Utara dan juga menjelaskan terobosan kreatif Polres Minut pelayanan berbasis IT “SIReMiTA” (Sistim Informasi Resor Minahasa Utara) serta 5 program unggulan di bidang Operasional dan memberikan pemahaman tentang program SIReMiTa yang sementara di laksanakan oleh Polres Minut.

Kapolres menambahkan agar para mahasiswa STIK – PTIK untuk dapat meneliti dan mengkaji permasalahan kemacetan di daerah rawan kecelakaan lalu lintas (black spot) di wilayah kabupaten Minut.(Jo)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*