DIDUGA KUAT DEISY TEWAS DIKOYAK BUAYA PELIHARAAN

Spread the love
  • 41
    Shares

MINAHASA, IdentitasPrime РJumat (11/01/2019) masyarakat Desa Ranowangko Jaga VII Kecamatan Tombariri digemparkan oleh penemuan sesosok mayat dalam keadaan mengenaskan.
Pasalnya tubuh yang sudah tak bernyawa ini dipergoki warga sedang dikoyak seekor buaya muara.

Namun perlu diketahui bersama pula, buaya berukuran seperti seekor sapi jantan ini bukanlah buaya liar, namun di pelihara pemilik perusahaan pembibitan kerang Mutiara yakni Hendra Palibutan asal Kota Bitung.

Korban di ketahui bernama Deysi Tuwo warga Desa Suluun 3 jaga 3 Kecamatan Tareran Kabupaten Minahasa. Korban di perkirakan berumur 45 tahun.

Menurut keterangan saksi mata, korban sempat menelpon saksi pada hari Senin sore namun saksi tidak sempat mengangkatnya.
“Iyo, dia tuhari ba telpon, mar kita yanda riki angka kwa, mungkin stow karna ini kejadian,” tutur salah satu warga yang enggan menyebut namanya.
Saksi lain mengungkapkan kronologis penemuan korban tersebut berawal sekitar Hari Jumat pukul 07:00 saksi di minta oleh pemiliknya untuk mencari korban karena sudah beberapa hari korban tidak pernah mengangkat telpon.
“Waktu saya memanggil-manggil dia dari luar pagar, tidak ada gelagat kalau ditempat tersebut ada orang. Merasa curiga, saya pun langsung melaporkan ke pihak kepolisian,” kata saksi yang mempunta pula namanya tak disebutkan.
Bersama Kapolsek, Babinsa dan Camat Tombariri (Tiga Pimpinan Kecamatan atau TRIPIKA) dan warga, semua langsung menuju rumah yang di curigai, kemudian masuk dengan cara membobol kunci pagar.

Saat rumah di buka, tak ada orang didalamnya. Pencarianpun di lanjutkan dengan menyisir seluruh pekarangan.Saat tim memeriksa bak air besar yang terletak di depan rumah, tim menemukan ada sebuah benda yang mencurigakan. “Waktu hendak kami angkat, kami kaget, ternyata di bawa benda yang mencurigakan itu ada se ekor buaya besar yang langsung mengamuk,” jelas warga lainnya.

Akhirnya terkuak sudah, benda yang di curigai itu adalah korban yang sedang di cari dan kondisinya sudah dalam keadaan menggenaskan karena jasad sudah tidak lagi utuh lagi terkoyak-koyak taring sang buaya yang diduga kelaparan itu.
Jenasah korban pun langsung di evakuasi dan besar kemungkinan akan dilakukan outopsi.
Kapolsek Tombariri Iptu Adrian Untu SE membenarkan kejadian tersebut, namun akan di outopsi atau tidak, pihaknya masih melakukan komunikasi dengan si pemilik area sealigus pemilik buaya tersebut.
“Untuk kronologisnya, hingga saat ini sementara di dalami. Sementara untuk dugaan saat ini, korban meninggal karena di terkam buaya,” jelas Untu.(Red)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*